HousingEstate, Jakarta - JAKARTA, Housing-estate.com – Proyek jalan tol Cikampek – Palimanan sepanjang 116 km diharapkan beroperasi akhir tahun 2014 paling lambat awal 2015. Ini sangat penting untuk mengurangi beban yang terlalu tinggi di jalur pantai utara (Pantura) Jawa. Menurut Danis Sumadilaga, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembebasan lahan untuk proyek ini telah rampung 100 persen.

PT  Lintas Marga Sedaya, investor proyek ini juga sudah mengantongi dana dari perbankan sebesar Rp2 triliun dari total pinjaman sebesar Rp8,8 triliun. Jalan tol yang akan menjadi bagian dari Trans Jawa ini akan melewati Subang, Cikopo, Kalijati, Kertajati,  Cikedung, Sumberjaya, sebelum tersambung dengan tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.  “Sekarang sedang dikebut, pengerjaan fisiknya sudah mencapai lebih dari 15 persen, semoga akhir tahun atau awal 2015 sudah bisa beroperasi,” ujarnya.

Pengerjaan proyek ini terbagi dalam enam seksi.  Yakni ruas Cikopo-Kalijati sepanjang 29,12 km, Subang-Cikedung (31,37 km), Kalijati-Subang (9,55 km), Kertajati-Sumberjaya (14,51 km), Cikedung-Kertajati (17,66 km) dan Sumberjaya-Palimanan (13,78 km). YI