HousingEstate, Jakarta - Lippo Group mengincar pasar Indonesia timur dengan mengembangkan Lippo Plaza di Manado, Sulawesi Utara. Proyek seluas 2,7 ha di Jl AA Maramis, Kairagi, itu dikembangkan menjadi kawasan superblock (mixed use development). Di sini Lippo akan mengembangkan beragam fasilitas, yakni rumah sakit internasional, hotel, pusat perbelanjaan, apartemen, sekolah, dan kantor pusat Nobu Bank untuk wilayah operasional Indonesia timur.

“Lippo Plaza merupakan proyek six in one yang akan kita kembangkan sebagai icon lifestyle baru Kota Manado,” ujar Deborah Rosanti, Direktur Lippo Group, pada acara ground breaking proyek di Manado, Jumat (21/2).

Pada tahap pertama akan dibangun RS Siloam International berkapasitas 300 tempat tidur. Setelah itu menyusul berturut-turut Hotel Aryaduta (bintang 5) berkapasitas 200 kamar, Sekolah Dian Harapan (SDH), dua tower apartemen masing-masing 260 unit, kantor pusat Nobu Bank, dan terakhir pusat perbelanjaan.

President Lippo Group Theo L. Sambuaga, mengatakan, kelompok usaha yang dirintis Mochtar Riady ini berkomitmen untuk membangun masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja (job creation), pelatihan, kesehatan, dan pendidikan. Proyek ini diperkirakan akan menyerap 3.000 tenaga kerja baru dan membina UKM di Sulawesi Utara. Theo optimis Lippo Plaza akan menjadi destinasi gaya hidup modern yang ditunggu masyarakat Sulawesi Utara. “Kehadiran hotel berstandar internasional di Lippo Plaza juga menjadi pilar untuk mendukung pariwisata Manado,” ujar tokoh Partai Golkar asal Sulawesi Utara yang pernah menjabat Menteri Perumahan RI itu. Yudis