HousingEstate, Jakarta - Penutup lantai dan dinding keramik tampil dengan banyak pilihan ukuran, tekstur, motif, warna, peruntukan, dan tingkat kekuatan. Karena banyak pilihan, konsumen perlu cerdas memilih. Berikut tips memilih dan merawat keramik lantai dan dinding (termasuk keramik homo atau homogeneous tile) yang disarikan dari wawancara dengan Lisa Tiono (Marketing Manager PT Saranagriya Lestari/Habitat Series), Christine Suhartini (Marketing Manager PT Satyaraya Keramindoindah/Roman), Edy Suyanto (Chief Operating Officer PT Arwana Citramulia Tbk/Arwana), dan Agustinus Halim (Brand Manager PT Granitoguna Building Ceramics/Granito).

Ukuran

Ukuran konvensional keramik umumnya 20×20, 25×25 dan 30×30. Keramik kecil memberi kesan luas tapi penuh. Karena itu kemudian muncul keramik berdimensi besar mulai dari 50×50, 60×60, 30×60, 80×80, sampai 120×60. Keramik besar diminati untuk menghadirkan kesan ruang yang seakan tanpa jeda, lapang, megah, dan mewah. Keramik ukuran besar bisa diaplikasikan pada rumah bertipe minimal 60 m2, sedangkan rumah mungil atau apartemen lebih pas memakai ukuran 40×40 ke bawah. Mengenai kualitas (KW1, KW2, dan KW3) agak sulit bagi konsumen awam membedakannya. Biasanya keramik KW1 cenderung lebih mahal, lebih kuat, lebih presisi dengan nat halus (< 1 mm).

Tekstur

Area eksterior seperti teras cocok pakai keramik bertekstur

Area eksterior seperti teras cocok
pakai keramik bertekstur

Tekstur permukaan keramik erat kaitannya dengan peruntukannya. Tekstur keramik terbagi menjadi glossy (mengilap) dan matte (bertekstur). Untuk area teras yang mudah basah misalnya, pilih keramik matte yang tidak mudah slip saat ditapaki, lebih tahan gesekan, dan tidak terlihat cepat kotor. Begitu pula untuk lantai kamar mandi, pilih keramik matte. Sedangkan di ruang dalam (interior) bisa digunakan keramik glossy yang terkesan mewah dan mudah dibersihkan. Sementara homogenous tile memiliki tiga tekstur: polished (mengilap), unpolished, dan rustic (kasar). Keramik tebal mirip batu alam yang serupa permukaan atas dan bawahnya ini, penggunaannya lebih fleksibel tergantung kreativitas pemilik rumah. Namun, biasanya jenis polished banyak diaplikasikan di interior,unpolished dan rustic untuk area luar (eksterior) dan ruang servis seperti dapur, ruang cuci, kamar mandi, dan juga garasi.

Motif dan Warna

Tren warna keramik lantai masih warnawarna netral dan natural seperti putih, coklat, abu-abu, warna dan motif kayu (wood), batu (stone), mutiara (pearl), dan lain-lain. Penggunaan satu warna untuk semua ruang lebih efisien dan memberi kesan ruang yang menyatu. Sebaliknya pemakaian beberapa warna untuk ruang yang berbeda menegaskan adanya pembagian ruang. Warna- warna terang cocok untuk ruang-ruang yang cenderung lebih gelap seperti kamar mandi, kamar tidur, dan dapur. Sedangkan warna yang lebih gelap pas untuk ruang luar seperti teras dan balkon.

Aplikasi keramik di kamar mandi perlu supaya tak monoton

Aplikasi keramik di kamar mandi
perlu supaya tak monoton

Supaya tidak terkesan monoton, di beberapa titik di sebagian ruang seperti ruang tamu, koridor, dan kamar mandi, bisa diaplikasikan keramik dengan warna dan motif berbeda namun tetap selaras dengan warna ruang keseluruhan. Untuk itu produsen sudah meyediakan keramik penyelia atau pembatas (inserto) dengan warna dan motif yang mendukung. Misalnya, untuk keramik 40×40 disediakan keramik berukuran 25×40 sebagai inserto. Bisa juga keramik ukuran 120×60 dipadu keramik berdimensi 120×20.

Yang lebih kaya pilihan dan warna motif keramik dinding dari yang biasanya dilihat. Tidak hanya warna dan motif flora, kotak, garis, dan mozaik, tapi juga angka, huruf, buah, dan fauna atau kombinasi. Bahkan, dengan berkembangnya teknologi digital printing dalam produksi keramik, orang bisa meminta warna dan motif apa saja pada keramik lantai dan dindingnya: foto pribadi, keluarga, orang terkenal, tokoh idola, pemandangan alam, landmark sebuah kota, dan lain-lain. Jadi, keramik bisa menjadi alternatif penutup dinding selain wallpaper. Berbeda dengan keramik yang makin inovatif, homogeneous tile masih berkutat pada motif natural seperti karakter pasir, batu candi, marmer, mutiara, dan sejenisnya.

Kekuatan

Dengan teknologi yang makin canggih, baik keramik maupun homogenous tile bisa dibuat lebih kuat, diberi lapisan pelindung dari noda dan kotoran, dan mudah dibersihkan. Homogenous tile lebih kokoh dibanding keramik karena diproduksi menurut proses pembentukan batu alam seperti marmer dan granit. Karena itu pembersihannya pun meniru cara pembersihan batu alam, dengan di-polish (disemir) menggunakan pasta atau cairan khusus. Makin kerap disemir, keramik homo makin kinclong.

Agar Tetap Kinclong

  1. Pembersihan keramik cukup dengan disapu, dipel, dan dikeringkan. Keramik yang mengkilap (glossy) lebih mudah dibersihkan ketimbang yang bertekstur (matte). Ubin keramik yang bertekstur perlu pembersihan lebih seksama, dengan disikat misalnya.
  2. Bila terkena kotoran dan noda cairan keramik harus segera dibersihkan agar tidak meninggalkan bekas.
  3. Semua produk pembersih keramik yang ada di pasaran bisa dipakai. Yang penting tidak dengan air keras atau cairan yang mengandung asam yang membuat kilap keramik cepat memudar.
  4. Prosedur pemakaian cairan pembersih harus diperhatikan untuk hasil maksimal. Setelah cairan diaplikasikan, keramik harus disiram dengan air bersih. Bila terlalu lama dibiarkan, zat kimia dalam cairan pembersih akan melekat dan merusak keramik.
  5. Kurangi pemakaian kaporit karena akan mengangkat nat keramik dan membuat warnanya memudar.
  6. Nat yang menghitam dapat dibersihkan dengan cairan deterjen dan digosok menggunakan spons. Jika tetap membandel, tak apa menggunakan cairan pemutih.
  7. Di ruang luar dan area servis pembersihan harus dilakukan lebih sering. Setelah selesai memasak, keramik langsung dibersihkan dan dilap. Keramik di kamar mandi dibersihkan setidaknya dua kali seminggu untuk mencegah pembentukan jamur, kerak dan lumut. Jadi, kamar mandi selalu bersih dan aman digunakan.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.