HousingEstate, Jakarta - Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) dan rumah susun milik (Rusunami) di Jakarta untuk merelokasi masyarakat dari kawasan kumuh perlu dibarengi penyediaan fasilitas pendidikan. Paling mendesak fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD) karena fasilitas lainnya, seperti kesehatan, sekolah, dan sarana lainnya bisa didapatkan di sekitar Rusun.

Saat ini PAUD baru tersedia di Rusunami Marunda, Cakung Barat, Pulogadung, dan Cipinang. “Ke depan akan kita tambah di seluruh Rusunawa yang ada di Jakarta dengan cara bekerja sama dengan swasta melalui program corporate social responsible (CSR),” ujar Yonathan Pasodung, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta kepada housing-estate.com di sela-sela peresmian Rumah Belajar Informa di Rusunami Cipinang, Rabu (17/9) di Jakarta.

Yonathan mengatakan, saat ini di DKI ada 25 Rusunami yang seluruhnya akan dilengkapi dengan fasilitas PAUD. Fasilitas ini diprioritaskan karena untuk pendidikan dasar di sekitar Rusunawa cukup tersedia. Pemprov DKI akan menyiapkan tempatnya, tenaga pengajar dan fasilitasnya akan bekerja sama dengan perusahaan.

Rusunawa Cipinang yang terdiri atas 300 unit seluruhnya sudah dihuni. Mayoritas warganya relokasi dari kawasan sekitar Waduk Pluit dan Muara Baru.  Masih ada 200 unit belum terisi yang disiapkan untuk merelokasi warga dari kawasan kumuh lainnya. “Masih kita persiapkan karena kebanyakan Rusunawa itu bangunan mangkrak, ketika akan  diperbaiki utilitasnya seperti kabel dan pipa banyak yang hilang,” imbuhnya. Yudis