HousingEstate, Jakarta - Penerapan konsep green tidak harus dengan menanam banyak pohon. Terlebih di kawasan dengan tanah yang sudah sangat terbatas seperti Cengkareng, Jakarta Barat. Mendorong pengurangan pemakaian energi dan polusi akan lebih ekonomis ketimbang menanam banyak pohon. Itulah pemikiran Andry Susanto, Marketing Manager Agung Abadi Group, pengembang sejumlah properti di areal seluas 60 ha di Jl Kamal Ring Road, Cengkareng.

Mulai dari apartemen City Park dan Sky Garden, perumahan The Royale Palm, Pasadena, Grand Pasadena, sampai tempat usaha, belanja dan destinasi Diamond Boulevard dan Citypark Business District (CBD). Semuanya berdampingan dengan aneka properti dari pengembang lain di kawasan yang sama, mulai dari perumahan, apartemen, pusat belanja, pasar modern, sekolah, universitas, sampai rumah sakit dan hotel berbintang.

Selama ini untuk mencapai setiap properti itu orang menggunakan kendaraan pribadi. Sekarang ia mengoperasikan lima shuttle bus sebagai alternatif transportasi warga di kawasan. Bila setengah saja dari sekitar 5.000 KK penghuni properti Agung Abadi mau beralih menggunakan bus, kontribusinya sudah lumayan terhadap upaya mengurangi konsumsi energi dan polutan.

Untuk mendorong hal itu Andry memberikan tiket bus free selama dua tahun kepada setiap konsumen. “Itulah real green concept yang kami terapkan di City Park,” katanya. Ia juga mempersiapkan pembangunan instalasi pengolahan air dengan sumber air dari Kali Kapuk Kamal untuk memasok kebutuhan air bersih penghuni. Saat ini air bersih diperoleh dari sumur dalam dilengkapi penyaring (reverse osmosis) di setiap rumah. SAMSUL

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.