HousingEstate, Jakarta - Rumah urban di kawasan perkotaan dengan luasan terbatas dan serba kompak, umumnya tidak dilengkapi area jemur memadahi.  Sebagai pengganti ruang jemur pemilik rumah dapat menggunakan perangkat elektronik pengering pakaian (dryer). Dengan alat ini pakaian yang habis dicuci bisa langsung kering tanpa diangin-anginkan lagi.

Pengering pakaian ini juga ada pada mesin cuci, tapi pengeringannya tidak sempurna (maksimal 80 persen) sehingga perlu diangin-anginkan lagi. Dryer dirancang untuk membuat pakaian kering sempurna sehingga menghilangkan proses jemur.

Menurut Michael Gerald, Trade Marketing Manager PT BSH Home Appliances, distributor produk Bosch, produk ini mulai banyak peminatnya. “Awalnya produk ini kurang populer karena di sini cahaya matahari melimpah, tapi seiring perkembangan orang mulai banyak tinggal di apartemen, produk ini mulai banyak dilirik,” katanya kepada housing-estate.com, di Jakarta, Jumat (10/10).

Kurang populernya produk ini juga dikarenakan membutuhkan daya listrik yang tinggi umumnya di atas 1.000 watt.

Bentuk dan cara kerja dryer mirip mesin cuci. Bedanya dryer dilengkapi pemanas untuk pengeringan lebih sempurna. Kelebihannya dibanding dryer pada mesin cuci sisa airnya tidak digelontorkan tapi diuapkan sehingga tidak ada selang pembuangan. Hal ini membuat penempatannya lebih mudah. Proses penguapan itu terjadi karena alat ini dilengkapi teknologi kondensor.

“Memang ada sisa air pada prosesnya, tapi hanya sedikit, kita bisa membuangnya setelah beberapa kali proses pengeringan. Makanya produk ini cocok digunakan di apartemen,” imbuh Olivia Tanti, Marcom, PR, & Digital Social Media PT Electrolux Indonesia.

Electrolux punya dua tipe dryer, yaitu sistem venting dengan selang pembuangan dan sistem condensing tanpa selang pembuangan. Kelebihan sistem venting dapat diposisikan secara terbalik untuk menyesuaikan dengan kebutuhan ruang. Bisa juga diletakkan di atas mesin cuci sehingga memudahkan untuk proses mencuci dan mengeringkannya.

Modena juga punya produk ini  dengan kapasitas pengeringan 8,5 kg. Electrolux memiliki tiga varian berkapasitas 7-9 kg, sementara produk Bosch berkapasitas 8,5 kg. Harganya lebih tinggi dibandingkan mesin cuci, Rp5 -10 juta dengan garansi produk 1-2 tahun.

“Dengan alat ini tidak ada lagi pemandangan pakaian digantung, keluar dari mesin bisa langsung disetrika.  Pakaian juga lebih higienis karena tidak terkena debu,” jelas Michael.