HousingEstate, Jakarta - Schindler, perusahaan global penyedia elevator dan eskalator asal Swiss, meluncurkan aplikasi seluler myPORT untuk mengontrol sistem keamanan gedung. Pengguna myPORT dapat masuk ke dalam bangunan miliknya dengan perangkat ponsel pintar yang sudah dilengkapi kode PIN atau Touch ID. Meskipun terlihat sederhana, teknologi ini dilengkapi keamanan “level perbankan elektronik”. Schindler menggunakan kombinasi pemilihan waktu, tipologi bangunan, dan saluran multidata untuk menjalankan verifikasi keamanan sebanyak empat tahap.

Melalui ponsel pintar seluruh pintu dan elevator yang telah diprogram dapat dikendalikan. myPORT juga menyediakan sistem kendali pengunjung melalui ponsel. Orang yang mau masuk gedung akan diizinkan melalui pesan SMS. Bagaimana caranya? Saat pengunjung tiba, mereka dapat mengklik tautan yang tersemat di dalam pesan SMS. Jika kunjungan mereka telah tervalidasi datanya akan masuk system, selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan izin masuk.

Melalui pemancar pengunjung, PORT Technology dapat mengirimkan foto dan suara pengunjung ke ponsel myPORT orang yang ingin ditemui terlepas apakah orang tersebut berada di dalam gedung atau tidak.  Apabila orang yang ingin ditemui mau menerima ia tinggal memencet  tombol  aplikasi myPORT maka pintu luar akan terbuka dan elevator dapat diprogram untuk berhenti di lantai yang dimaksud. Karena itu teknologi ini juga cocok digunakan di apartemen yang memerlukan system keamanan tinggi.

Menurut  Dr Paul Friedli, Kepala Tim Riset PORT Technology, teknologi ini punya implikasi luas dan beragam terhadap konfigurasi bangunan. Karena itu perusahaan asal Swiss yang berdiri tahun 1874 itu akan bahu-membahu dan bekerja sama dengan komunitas arsitek untuk menghadapi tantangan masa depan khususnya tentang perancangan bangunan di perkotaan.

Sumber: Antara