HousingEstate, Jakarta - Permintaan rumah menengah atas di Bandung, Jawa Barat, kendati menurun masih cukup bagus. Menurut Ryan Brasali, General Manager (GM) PT Belaputra Intiland, pengembang Kota Baru Parahyangan (1.250 ha), Bandung, pasar yang masih bagus rumah seharga Rp3-4 miliaran. “Kalau yang harganya Rp5 miliaran ke atas pasarnya sepi,” kata Ryan kepada housing-estate.com di sela-sela acara anugerah HousingEstate KPR&Residential Awards 2014di Jakart, Selasa (9/12).

Karena itu pada awal Desember ini Kotabaru Parahyangan (KBP) masih berani meluncurkan rumah baru kendati sudah mendekati Natal dan tahun baru. Rumah yang dipasarkan berada di tatar (cluster) Subanglarang, salah satu cluster paling eksklusif di KBP yang lokasinya dekat danau. Cluster ini mencakup 30 unit rumah dan 30 unit kaveling siap bangun. “Rumahnya disebut Rumah Subangkomala, hanya ada satu tipe, 265/360 seharga Rp4 miliar,” imbuh Ryan.

Untuk kaveling tinggal tersisa beberapa unit berukuran mulai 400 m2 seharga di atas Rp6,5 juta/m2. Klaster ini ditawarkan menyusul rumah tipe baru di Koridor Bandoeng Tempo Doeloe (KBTD) yang menawarkan rumah-rumah bergaya kolonial di sepanjang bulevar KBP, yang juga sukses pemasarannya. Rumah Subangkomala ditawarkan secara inden selama 1,5 tahun. Konsumen juga dapat membeli secara bertahap selama tahap pembangunan.