HousingEstate, Jakarta - Kendati manfaatnya besar, plastik kerap dituding sebagai bahan perusak alam karena tidak mudah terurai oleh tanah. Tapi, kemajuan teknologi memungkinkan kita menciptakan plastik dari bahan nabati yang mudah terurai sehingga aman bagi lingkungan. Salah satunya Enviplast, kantong plastik berbahan (kresek) baku singkong.

“Bahannya dari tepung singkong, minyak nabati, dan bahan lain yang diproses menjadi semacam pakan ternak (pelet), kemudian di-extruding dan blowing, sebelum di-cutting (potong).

Plastik ini dibuang ke sungai akan dimakan ikan, dibuang ke tanah dimakan serangga. Dalam 3–6 bulan akan terurai di lingkungan alami,” jelas Satori, R&D Engineering PT Inter Aneka Lestari Kimia, produsen Enviplast. Sifat produk sama seperti plastik biasa, kuat dan tahan air. Bila dibakar menjadi abu tanpa asap yang pekat. Enviplast tersedia dalam ukuran 50×65 cm (XL), 45×50 (L), 30×40 (M), dan 25×35 (S) seharga Rp35 ribu/kg.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.