HousingEstate, Jakarta - Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih memegang rekor tertinggi harga sewa apartemen untuk kalangan ekspatriat atau pekerja sing. Tarifnya jauh melampaui apartemen di Pondok Indah, Kuningan, dan kawasan lain di Jakarta Selatan, seperti Simprug, Cipete, dan Cilandak.

“Di Kebayoran Baru apartemen 4-5 kkamar harga sewanya 8.000 – 10.000 dolar AS per bulan, sedangkan di Pondok Indah berkisar 3.500 – 5.000 dolar AS per bulan,” ujar Ferry Salanto, Associate Director Research Colliers International Indonesia.

Luas unitnya memang berbeda. Di Kebayoran Baru luas apartemennya  400 – 500 m2, di Pondok Indah 285 – 455 m2. Kendati demikian, kata Ferry, di Kebayoran Baru tetap lebih mahal.  Itu harga sewa non-serviced apartment. Untuk serviced apartment tarifnya sedikit lebih mahal. Untuk ukuran yang sama di Pondok Indah harga sewanya 5.650 – 6.400 dolar AS per bulan.

Ferry menjelaskan, apartemen di Kebayoran Baru tarifnya sejajar dengan apartemen di pusat bisnis Jl Jend Sudirman. Hanya saja di Sudirman apartemen yang sasaran pasarnya orang asing tidak ada yang 4-5 kamar. Paling besar tipe 3 bedroom (3BR) dengan tariff 3.500 – 6.000 dolar AS per bulan. Di Kebayoran tipe 3BR (243 – 302 m2) 4.500 – 6.000 dolar AS per bulan.

Sementara di Pondok Indah, Simprug, Kemang, dan Kuningan harganya kuttang lebih sama. Apartemen 3BR di beberapa kasasan itu ttarif sewanya berkisar 2.500 – 4.500 dolar AS per bulan.

Pasar sewa apartemen untuk orang asing di Jakarta cukup bagus. Menurut Ferry, pada kuartal terakhir 2014 okupansinya berkisar 74 – 92 persen.