HousingEstate, Jakarta - Pindah kerja setiap 4–5 tahun tidak lagi jadi kebiasaan Novi Imelly, Direktur PT Cowell Development Tbk. Setelah enam tahun ia masih betah di Cowell. Menurutnya, 20 tahun pertama karirnya di dunia properti adalah proses pengembangan diri. “Wajarlah kalau waktu itu masih nyari tempat yang paling pas,” kata ibu tiga anak ini. Ia menyebut posisinya di Cowell saat ini sebagai tanggung jawab besar, sehingga ia harus hati-hati bersikap dan mengambil keputusan. Posisi itu, kata perempuan kelahiran Medan, 2 November 1970, ini bukan zona yang nyaman. “Zona paling nyaman itu di rumah ketika ngurusin anak,” ujarnya.

Novi melalui Cowell sudah mengembangkan perumahan Serpong Park dan La Verde di Serpong (Tangerang), Borneo Paradiso (Balikpapan), apartemen Lexington di Pondok Pinang (Jakarta), dan mixed use development Oasis Park di Cikarang, Bekasi. Semuanya sukses dipasarkan. “Nggak ada produk kami yang gagal,” kata alumni Jurusan Planologi ITB ini. Lexington misalnya, sejak dilansir Oktober 2013 sampai Januari 2014, berhasil meraih penjualan Rp250 miliar dari target tahunan Rp500 miliar kendati ekonomi melesu. Satu tower ritel (600 unit) dari total 5 tower korporat, 10 tower ritel middle-low, dan 1 tower high end di Oasis Park sudah terjual setengahnya. Sementara satu menara korporat sudah dipesan sebuah perusahaan multinasional. Dalam waktu dekat penyuka travelling ini berencana melansir proyek baru di Medan dan Surabaya. Serpong juga masih jadi incaran lokasi proyek berikutnya. Selain itu ia juga berupaya mewujudkan impian memiliki bisnis properti sendiri. “Sekarang lagi cari lokasi, untuk mainan hari tua, he-he-he,” kata perempuan yang mengaku berinvestasi tanah di beberapa lokasi menguntungkan itu. “Namanya orang properti, nggak bisa lihat tanah nganggur,” tukas Novi.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.