HousingEstate, Jakarta - Perkembangan harga tanah semakin tak terbendung. Akibat makin terbatasnya tanah di perkotaan dan besarnya kebutuhan lahan untuk hunian dan komersial membuat harganya naik tajam. Contohnya di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, harga tanahnya saat ini sudah ada yang di atas Rp7 juta per meter persegi.

Salah satu contohnya Metro Residence di Jl Raya Bogor, tidak jauh dari persimpangan Jl Sentul Baru. Perumahan yang dikembangkan PT Mitra Megah Sentosa itu memasarkan rumah tipe 99/105 Rp1,49 miliar. Harga tersebut sudah termasuk PPN 10 persen dan BPHTB 5 persen. Dengan asumsi harga bangunannya Rp5,5 juta/m2, maka tanahnya dijual seharga Rp7,6 juta/m2.

Masih di di Jl Raya Bogor, Bumi Sentosa Resort yang lokasinya tidak jauh dari Metro Residence, memasarkan kaveling siap bangun seharga Rp5,7 juta/m2. PT Centranusa Propertindo, pengembangnya, memasarkan kaveling ukuran 241 – 324 meter persegi seharga Rp1,42 – 1,86 miliar. Selain kaveling siap bangun Bumi Sentosa juga memasarkan tanah berikut rumahnya. Tipe 100/136 dibandrol Rp1,3 miliar. Dengan menghargai tanahnya Rp5,7 juta/m2, pengembangnya menjual bangunan seharga Rp5,5 juta/m2.

Di luar Jl Raya Bogor harganya lebih murah. Di Jl GOR Pemda misalnya harga tanahnya berkisar Rp3,6 – 4,5 juta/m2, seperti di Erfina Kencana Regency dan Wartawangsa Residence. Erfina Kencana melansir tipe 50/105 seharga Rp531 juta. Dipasarkan juga rumah dua lantai tipe 250/280 Rp2,27 miliar. Sementara Wartawangsa Residence melansir tipe 72/90 Rp808 juta.