HousingEstate, Jakarta - Kawasan Karawang, Jawa Barat, yang telah berkembang menjadi daerah industry mulai dilirik pengembang apartemen. Adalah PT Wika Gedung yang mengembangkan apartemen Tamansari Mahogany di Jl Interchange Karawang Barat, Teluk Jambe. Dari gerbang tol Karawang Barat 1 kurang dari 500 meter.

Tamansari Mahogany merupakan apartemen strata title pertama di Karawang. Ini kelanjutan dari pengembangan properti sejenis yang sudah lebih dulu berkembang di Cikarang, Bekasi. Tamansari Mahogany yang dikembangkan di area seluas 8.500 m2 terdiri tiga tower. Tower pertama dan ketiga apartemen strata title, sedangkan menara kedua untuk kondotel (kondominium hotel). Tower pertama setinggi 27 lantai terdiri atas 796 unit.

Ada empat tipe yang dipasarkan, studio A (21,7 m2) seharga mulai Rp225 juta, studio B (25,6 m2) Rp266 juta, 2 kamar (48 m2) Rp483 juta, dan 2 kamar (54,3 m2) Rp552 juta. Seperti apartemen pada umumnya, Tamansari Mahogany dilengkapi kolam renang, fitness center, area komersil, dan sky terrace.

Vianda M. Mangan, Manager Divisi Properti PT Wika Gedung, mengatakan, pihaknya terjun langsung dalam pengembangan apartemen karena punya pengalaman panjang menjadi kontraktor pembangunan hunian vertikal.

Potensi pasar apartemen menengah di Karawang cukup gemuk karena ada beberapa kawasan industri besar yang di dalamnya banyak diisi perusahaan asing, multinasional, selain swasta nasional. Salah satunya Karawang International Industrial City (KIIC) yang mayoritas diisi perusahaan asal Jepang. Selama ini para pekerja asing (ekspatriat) dan karyawan lokal level middle manager tinggal di landed house (rumah tapak) di beberapa perumahan di Jl Interchange Karawang Barat. Dengan fasilitas cukup lengkap dan system keamanan lebih baik mereka diharapkan akan beralih tinggal di apartemen.

Peletakan batu pertama pembangunan (ground breaking) Tamansari Mahogany rencananya akan dilaksanakan medio April ini. Targetnya pada pertengahan tahun 2017 unit huniannya sudah mulai serah terima.