HousingEstate, Jakarta - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJ) melalui PT Banten West Java Turism Development akan mengembangkan kawasan ekonomi dan pariwisata Marina Tanjung Lesung di kawasan Tanjung Lesung, dekat Ujung Kulon, Serang, Banten. Menurut Setyono Djuandi Darmono, Direktur Utama KIJ, pihaknya akan membangun 100 hotel butik dengan investasi sekitar Rp5,6 miliar per hotel.

“Masyarakat kami tawarkan ikut berinvestasi dengan harga unit hotel yang terjangkau dan imbal hasil yang lumayan. Satu unit hotel butik terdiri dari 10 kamar dan bisa dimiliki dengan uang muka sebesar 300 ribu dollar AS, harganya sendiri 1 juta dollar AS,” ujarnya saat acara pre launching Marina Boutique Hotel Tanjung Lesung, Rabu (8/4).

Setyono menjamin para konsumen akan mendapatkan imbal hasil (revenue) per tahun yang bagus dengan tingkat hunian 50 persen dan tarif sewa Rp1,5 juta per malam. Ia menargetkan dapat menjual 10 unit hotel butik ini, atau setara 100 kamar, sehingga bisa mendapatkan uang muka Rp300 miliar lebih. Selanjutnya dana ini akan digunakan untuk pembangunan Marina Tanjung Lesung.

“Ditambah dana dari bank, kami menargetkan mendapatkan dana Rp850 miliar sehingga cukup untuk pembangunan Marina dan hotel,” ujarnya.

Marina Tanjung Lesung diproyeksikan akan menjadi kawasan wisata bahari terbesar di Asia Tenggara yang terdiri dari 600 dermaga dan bisa menjadi pelabuhan untuk kapal pesiar berpenumpang 5.000 orang. Maka itu KIJ  akan menggandeng PT Pelabuhan Indonesia II untuk pembangunannya.