HousingEstate, Jakarta - Suhu yang panas membuat hampir setiap rumah di Indonesia memiliki kipas angin (fan). Kipas angin banyak digunakan karena harganya lebih murah dan energi listriknya lebih rendah dibanding penyejuk ruang (AC). Umumnya tampilan kipas angin begitu-begitu saja, bilah-bilah kipas yang dikerangkeng dalam sangkar berjeruji. Tapi, tidak demikian dengan kipas angin Holo dari Oxone. Modelnya agak berbeda dengan kipas angin pada umumnya.

Kipas berbentuk silinder tanpa bilah kipas (bladeless fan) dengan bulatan silinder yang memancarkan angin. “Kalau kipas konvensional anginnya berhembus ke depan, produk ini dua arah, ke depan dan belakang dari silindernya,” kata Parmi, Marketing PT Octa Utama, distributor Holo (Korea). Bagian silindernya bisa dinaik-turunkan (tilt) secara manual untuk mengatur arah hembusan anginnya. Modelnya yang unik membuat produk oke juga sebagai aksesori ruang saat mati. Kipas juga lebih aman karena tidak ada risiko terkena bilah kipas selain mudah dibersihkan. Harganya Rp1,39 juta dengan garansi dua tahun.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer) atau Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.