Bentuknya berupa angsuran bulanan yang berbeda selama beberapa tahun pertama atau perubahan bunga otomatis mengikuti BI rate.

HousingEstate, Jakarta - Tidak semua pekerja bergaji tetap bisa mengakomodasi KPR dengan bunga/angsuran fix (tetap) atau skim KPR dari bank umum yang rigid. Misalnya, karena fluktuasi bunga pasar di Indonesia yang cenderung cepat; tahun ini naik, tahun depan sudah turun lagi. Kalau sudah terlanjur mengambil bunga tetap selama sekian tahun, anda tidak bisa menikmati penurunan bunga itu. Sementara skim KPR bank umum yang rigid yang mematok rasio cicilan dengan penghasilan 30:70 atau 35:65 sering sulit diakses kalangan muda yang gajinya masih terbatas. Akibatnya mereka kian sukar punya rumah sendiri karena harganya selalu naik lebih cepat dibanding peningkatan gaji mereka.

Inilah yang kemudian mendorong lahirnya penawaran KPR angsuran fleksibel. Bentuknya bisa berupa KPR dengan bunga yang berubah otomatis mengikuti perubahan bunga pasar, bisa juga KPR dengan bunga efektif floating (mengambang) yang tailor made; cicilannya di-set up sesuai kebutuhan atau kemampuan debitur. Jadi, anda diperkenankan hanya membayar sebagian cicilan pokok selama, misalnya 3–5 tahun pertama, dari tenor kredit 15 tahun, sedangkan bunga dibayar penuh. Dengan angsuran yang sudah direduksi gaji anda yang terbatas bisa bankable untuk mencicil kredit rumah.

Selain itu anda juga bisa “bernafas” sementara setelah terkuras membayar uang muka dan biaya KPR. Setelah tiga atau lima tahun baru angsuran pokok+bunga dibayar penuh. Untuk itu saldo utang dikonsolidasi dan dihitung ulang berdasarkan tenor KPR yang tersisa dan tingkat bunga saat itu. BNI adalah salah satu bank yang menawarkan KPR ini. Namanya BNI Griya Angsuran Suka-Suka (BGASS) dengan nilai kredit Rp50 juta–5 miliar/debitur, tenor 15 tahun, depe mengikuti ketentuan Bank Indonesia (BI), bunga (dari survei HousingEstate) 13–14% per tahun tergantung tenor dan nilai kredit.

Menurut Dodit W Probojakti, GM Product Management Division Consumer and Retail Banking BNI, BNI Griya memberi debitur kebebasan menentukan angsuran KPR selama maksimal lima tahun pertama. “Mereka tinggal menyebutkan nominal angsuran yang diinginkan, kita akan menghitung apakah angka itu memenuhi persyaratan,” katanya. Dalam menghitung bank akan mempertimbangkan penghasilan/kemampuan mencicil debitur serta track record kreditnya di masa lalu (kalau ada). Untuk itu debitur harus jujur mengemukakan penghasilan dan semua utangnya. Bank lain yang merilisnya adalah Mandiri melalui KPR Graha Mandiri Angsuran Berjenjang. Hanya periode berjenjangnya dibatasi maksimal tiga tahun pertama.

KPR ini biasanya direkomendasikan untuk karyawan muda bergaji tetap dengan kepastian kenaikan gaji berkala. Umumnya mereka pembeli rumah pertama untuk dihuni sendiri sehingga punya rasa memiliki yang tinggi terhadap rumahnya, dan karena itu terdorong memastikan kelancaran cicilan kreditnya. Kendati demikian BGASS bisa juga digunakan wirausaha yang mau mengembangkan usaha tanpa menafikan pembelian rumah. “Jadi, cicilan kredit rumah tidak harus mengganggu cash flow usahanya,” jelasnya. Rumah yang dibiayai bisa baru atau seken di perumahan yang belum/sudah bekerjasama dengan BNI. “Untuk rumah baru di perumahan yang sudah bekerjasama ada special price (bunga khusus),” kata Dodit.

Next : Mengikuti BI rate

Laman: 1 2