HousingEstate, Jakarta - Sebelum di CitraRaya (2.800 ha), Cikupa, Tangerang, pria kelahiran Palembang, 25 September 1981, ini sudah malang melintang menjadi profesional marketing di dua perusahaan pengembang besar. Yang dipasarkannya bukan hanya rumah tapak tapi juga apartemen. Lulus dari FE Universitas Maranatha (Bandung) tahun 2003, ia menjadi pemasar sejumlah perumahan besar di bawah Sinarmas Land: Kota Wisata, BSD City, Kota Bunga, Kota Deltamas, dan Telaga Sawangan.

Tahun 2011 ia pindah ke Agung Podomoro Land (APL) menjadi Marketing Manager Green Lake Sunter. Dua tower apartemen plus townhouse berisi 2.000 unit hunian di proyek itu habis dipasarkannya dalam waktu singkat. Sebentar di APL pertengahan 2012 ia nemplok di CitraRaya (Ciputra Group) sebagai Deputi GM Marketing. Karena pengalaman itu bapak satu anak ini fasih bicara prospek investasi properti. “Saat krisis paling bagus pegang properti dan emas. Beli properti yang punya PROFIT,” kata Yance Onggo.

Yaitu, yang harga (Price)-nya masih kompetitif, dikembangkan developer dengan “Reputasi” baik, peluang kenaikan harga (Opportunity)-nya masih tinggi, berada di proyek berskala luas yang dilengkapi “Fasilitas” komplit, gain dari kenaikan harga propertinya lebih tinggi daripada bunga deposito (Interest), dan beli pada saat yang tepat (Timing). “CitraRaya yang berjarak 15 km dari Serpong (kawasan paling berkilau di Jabodetabek saat ini, Red) memenuhi semua kriteria itu, karena harganya baru sepertiganya,” ujarnya berpromosi.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.