HousingEstate, Jakarta - Budget hotel atau hotel transit kini dilirik sebagai salah satu potensi bisnis yang menjanjikan. Sejalan dengan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, baik perjalanan bisnis maupun wisata, kebutuhan kamar hotel dengan tarif  ekonomis semakin besar. Di Kota Tegal, Jawa Tengah, hotel jenis ini termasuk yang cukup subur pertumbuhannya. Sebutlah Fortune Home dan Ranez Inn di Jl Kapten Ismail, Kota Tegal.

Kedua hotel ini sebelumnya rumah tinggal. Kebetulan kavelingnya cukup memadahi, lebar sekitar 10 meter, memanjang ke belakang. Kendati kecil suasananya nyaman, tenang, dan bersih. Fortune Home di Jl Kapten Ismail III, bangunannya dua lantai sebanyak 20 kamar. Ruang receptionist-nya kecil diisi dua set meja kursi kecil untuk tamu. Tidak ada ruang khusus untuk makan. Sarapan pagi disiapkan di depan kamar masing-masing. Saat lebaran tarif kamarnya Rp250 ribu per malam. “Kalau hari biasa tarifnya Rp200 ribu per malam,” kata petugas receptionisnya.

Ranez Inn di Jl Kapten Ismail sedikit lebih besar. Ada lobi kecil merangkap ruang receptionis dan tempat sarapan. Bangunannya tiga lantai sebanyak 30 kamar. Tarifnya lebih mahal Rp450 ribu per malam. Dibanding Fortune Home, ukuran kamarnya sedikit lebih besar sehingga masih bisa menempatkan lemari penyimpanan.

Seperti budget hotel pada umumnya, kedua hotel ini kamarnya diisi dua single bed. Pihak hotel tidak menyediakan ekstra bed karena ukuran kamarnya tidak memungkinkan. Menurut pengakuan petugasnya hotel ini tidak pernah sepi tamu. Pada hari-hari biasa selalu penuh. Selain bersih dan ekonomis, letak Kota Tegal cukup strategis. Orang-orang dari Jakarta yang melakukan perjalanan ke Pekalongan, Semarang, dan Purwokerto biasanya transit di kota ini.