HousingEstate, Jakarta - HK Realtindo, anak usaha BUMN PT Hutama Karya Tbk, akan membangun sebanyak 10 ribu unit rumah susun. Menurut Direktur Utama HK Realtindo Muhammad Fauzan, pembangunan hunian khusus kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini untuk mendukung program pemerintah satu juta rumah. Ini sekaligus untuk melaksanakan kewajiban konsep hunian berimbang yang ditetapkan pemerintah.

“Kami akan bangun sebanyak 10 ribu unit hunian khusus untuk kalangan MBR dalam empat tahun ke depan. Total yang akan kami bangun 25 tower tersebar di 12 lokasi sehingga akan ada sekitar 2-3 tower di setiap lokasi, di antaranya di Bekasi dan Serpong,” ujarnya di Jakarta, Senin (21/9).

Konsep hunian berimbang adalah pola pembangunan yang terdiri dari satu hunian mewah harus diikuti dua hunian menengah dan tiga hunian sederhana. Lokasi yang akan dibangun rusun oleh HK Realtindo umumnya merupakan lahan bekas Hutama Karya. Sementara untuk proyek properti komersial yang akan dibangun, Fauzan mengatakan tahun ini mengembangkan sebanyak tujuh proyek dengan modal kerja sebesar Rp1 triliun.

“Kami menargetkan perolehan laba sebesar Rp150 miliar di tahun ini. Tadinya tahun ini kami juga berencana untuk mengadakan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Tapi situasi perekonomian membuat rencana IPO mundur, target kami nanti di tahun 2017. Dari IPO kami menargetkan mendapatkan dana hingga Rp1,5 triliun,” imbuhnya.