HousingEstate, Jakarta - PT Langgeng Makmur Perkasa (LMP), sayap usaha Grup Jogjakarta Artha Makmur, salah satu pendatang baru di bisnis properti, ikut meramaikan pasar apartemen di Yogyakarta. LMP mengembangkan apartemen Student Castle di  Seturan, Babarsari, Yogyakarta. Kawasan tersebut merupakan daerah yang padat dengan kampus, antara lain YKPN, Atma Jaya, UIN, UII, Unprok. Dari kampus UGM juga tidak jauh.

Apartemen ini pembangunannya tergolong cepat. Dipasarkan awal tahun 2014, pada April tahun ini sudah serah terima. Student Castle yang dibangun di area seluas 4.000 meter persegi terdiri dua tower. Tingginya hanya delapan lantai (low rise apartment) sebanyak 406 unit. “Kami tidak butuh waktu lama untuk membangun, hanya satu tahun,” ujar Iwan Risdianto, Divisi Sales & Marketing LMP kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (7/10).

Unit huniannya terdiri atas tipe studio (21,5 – 25 m2), 1 kamar (41,8 m2), 2 kamar (56 m2). Harganya Rp17,5 juta per meter persegi. Saat dipasarkan awal tahun lalu harganya Rp12 juta per meter persegi. Pembelinya selain dari Yogya datang dari Solo, Semarang, Kalimantan, dan Sumatera. Para konsumen umumnya punya anak kuliah di kota gudeg itu atau berencana studi di Yogya. Selain itu orang-orang Yogya di luar daerah dan mereka yang punya ikatan emosional, misalnya pernah sekolah atau kuliah di Yogya.

Menurut Iwan, Student Castle layak dijadikan investasi dengan disewakan kepada mahasiswa yang jumlahnya sangat banyak. Pasar sewa tipe studio (fully furnished) berkisar Rp3 – 3,5 juta per bulan. Pemilik tidak perlu repot mencari penyewa karena ada pengelola atau operator yang akan mencarikan penyewa. Sesuai segmen yang disasar, di dalam apartemen disediakan akses internet, TV kabel, study area, toko buku, fitness center, kolam renang, dan roof top garden.