HousingEstate, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpura) terus mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk menghapuskan IMB rumah bersubsidi. Dengan pembebasan IMB ini pembangunan sejuta rumah diharapkan semakin meningkat.

“Saat ini baru tiga daerah yang sudah membebaskan IMB, yaitu Jambi, Palembang, dan Surabaya. Proses perizinan mereka juga bisa cepat hanya 14 hari, artinya kalau mau sebenarnya bisa, makanya ini akan terus kami dorong agar diikuti oleh seluruh pemda,” ujar Syarif Burhanuddin, Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera di Jakarta, Senin (18/1).

Pembebasan dan percepatan penerbitan IMB berdampak pada  peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pembangunan ekonomi daerah. Syarif menyebutkan, pemerintah terus meningkatkan jumlah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menerima program sejuta rumah.  Untuk MBR penerimanya ditingkatkan dari 600.000 menjadi 700 ribu, sementara non MBR diturunkan dari 400 ribu menjadi 300 ribu.

“Kita ingin program sejuta rumah ini dapat terwujud satu juta,  bukan hanya konsep. Ini karena tantangan perumahan kita masih sangat berat dengan backlog yang sangat tinggi, kalau program sejuta rumah ini bisa terwujud kita bisa berharap backlog akan terkurang secara signifikan,” imbuhnya.