HousingEstate, Jakarta - Perumahan untuk kalangan prajurit TNI maupun Polri menjadi perhatian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Menurut Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera Syarif Burhanuddin, sejak tahun 2011 sudah ada kesepakatan antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perumahan Rakyat untuk mendorong pembangunan rumah susun (rusun) dan rumah khusus (rusus) bagi kalangan prajurit.

“Setelah Kementerian Perumahan Rakyat digabung menjadi Kemenpupera, program ini terus dilanjutkan dan semakin didorong khususnya untuk penyediaan infrastruktur seperti jalan, listrik, air dan sebagainya. Bukan hanya untuk anggota aktif, purnawirawan juga disediakan (hunian),” ujar Syarif dalam Rapat Koordinasi Logistik TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (19/1).

Seluruh rusun dan rusus yang dibangun sudah siap huni sehingga bisa langsung ditempati. Kemenpupera sudah membangun rusun dan rusus di hampir semua wilayah, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua, dan akan terus ditingkatkan di daerah-daerah lainnya.

“Hingga tahun 2015 lalu kami sudah berhasil membangun rusun sebanyak 89 tower yang tersebar di 77 lokasi. Total unitnya mencapai 3.230 unit sementara rusus ada 1.568 unit yang tersebar di 120 lokasi. Ini akan terus kita tingkatkan supaya anggota TNI-Polri bisa nyaman bertugas karena huniannya sudah disediakan,” pungkasnya.