HousingEstate, Jakarta - Kawasan Sepatan menjadi salah satu kantong pengembangan hunian di Tangerang, Banten.  Aksesnya mudah, infrastruktur memadahi, dan tidak jauh dari Kota Tangerang Selatan dan Bandara Sukarno Hatta (Sutta).  Paling penting harga rumahnya masih wajar.  Kawasan ini berbatasan dengan Mauk, ke Bandara Sutta dan Kota Tangerang sekitar 20 menit perjalanan.  Akses menuju Bandara melalui Jl Gatot Subroto – Jl Kedaung Barat – Jl Sanggego – Jl Marsekal Suryadarma. Ke Kota Tangerang melalui Jl Pakuhaji – Jl Raya Mauk – Jl Moh Toha.

Salah satu perumahan menengah di kawasan ini adalah The Paradise Park Residence di Jl Pakuhaji Sepatan. Parumahan dari  PT Farabi Global Konstruksi ini memasarkan rumah mulai Rp300 jutaan. Tipe rumahnya 38/72 dan 42/84 seharga Rp395 juta dan Rp495 juta. Selain itu ada hunian dua lantai tipe 76/84 Rp725 juta (harga icl PPN). Selain rumah inden pengembangnya juga memasarkan rumah siap huni.

“Sebagian besar konsumen kami adalah kru pesawat termasuk staf dari berbagai maskapai penerbangan, karyawan Angkasa Pura II, dan perusahaan jasa lain yang berada di kawasan bandara,” ujar Muhamad Taufik, Dirut PT Farabi Global Konstruksi, kepada housing-estate.com, belum lama ini.

Menurut Taufik, pengembangan tahap pertama sebanyak 140 unit sudah selesai dibangun dan diserah-terimakan ke para konsumen. Layaknya hunian menengah urban lingkungannya dikembangkan cukup rapi, semua utilitas seperti seperti kabel listrik, telepon, dan jaringan internet diletakkan di bawah tanah. Seluruh salurannya pembuangan dibuat tertutup.

Kawasan Sepatan dan sekitarnya seperti Mauk, Tanjung Kait, dan Pakuhaji punya prospek menjanjikan mengingat letaknya sekitar 5-11 km dari pantai. Sesuai RUTR Kabupaten Tangerang ada rencana reklamasi pantai untuk pengembangan residensial, wisata, industry, dan pelabuhan.