HousingEstate, Jakarta - Synthesis Development mencatat penjualan cukup spektakuler. Proyek terbarunya Prajawangsa City di Jalan Pedati Selatan, Jakarta Timur, dalam waktu satu bulan terpesan 800 unit. Prajawangsa City adalah proyek apartemen 8 tower setinggi 26 lantai yang dikembangkan di area seluas 7 ha. Di proyek ini Synthesis akan mengembangkan 4.000 unit hunian.

“Kami sangat surprise karena pemesanannya sudah 2 tower dalam kurun waktu hanya 1 bulanan. Makanya sekarang kami buka lagi NUP (nomor urut pemesanan) tower ketiga, respon konsumen luar biasa,” ujar Mandrowo Sapto, Director Synthesis Development, kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (12/5).

Melihat animo konsumen seperti itu Mandoro manargetkan hingga akhir tahun ini terjual 1.500 unit. Unit hunianya terdiri tipe Studio (20,7 – 25,4 m2), 2 kamar (34,7 – 43 m2), 3 kamar (51,8 m2) seharga mulai Rp220 juta, sekitar Rp10 juta per meter persegi. Menurut Mandoro, animo konsumen itu karena dua faktor, lokasinya strategis dan harganya kompetitif.  Lokasi proyek ini hanya 1,8 km dari exit tol Pasar Rebo di ruas tol JORR (Pondok Indah – Taman Mini). Karena itu Prahawangsa City mudah diakses dari koridor bisnis TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Seperti apartemen pada umumnya, Prajawangsa City akan dilengkapi fasilitas kolam renang, sky garden, open space, sauna, fountain plaza, mal seluas 35 ribu meter persegi. Pasar sewanya cukup potensial karena di sekitarnya terdapat beberapa perusahaan besar seperti Frisian Flag, Mustika Ratu, Bayer Indonesia, Panasonic Manufakturing, dan lain-lain. “Pembangunannya akan dimulai Agustus 2016 dengan target serah terima tahap pertama akhir 2019,” imbuhnya.