HousingEstate, Jakarta - Penjualan apartemen Diamond Amara Avenue (Dave) Depok, Jawa Barat, tetap melaju kendati situasi pasar belum menggembirakan. Sampai Mei tahun ini, apartemen dekat kampus Universitas Indonesia (UI) itu sudah terjual 45 persen. Hal itu dikatakan Adam Bilfaqih, Presdir Diamond Land Development (DLD), pengembang Dave apartment, dalam pertemuan dengan pers di Jakarta, Kamis (23/6).

“Bahkan, selama puasa ini penjualannya meningkat dari 15 unit per bulan selama lima bulan pertama 2016, menjadi 25 unit sejak tanggal 1 – 22 Juni 2016,” kata Adam yang didampingi Managing Director DLD Bayu Setiawan. Mayoritas konsumen membeli secara tunai, sisanya tunai bertahap 36 kali kepada developer, dan menggunakan kredit pemilikan apartemen (KPA). Konsumennya kebanyakan investor yang hendak menyewakan unit kepada mahasiswa serta pembeli yang ingin memakai sendiri unitnya (end user).

Karena penjualan yang tetap stabil dibanding apartemen lain di sekitarnya itu, harga apartemen yang dilansir Mei 2015 itu diklaim sudah naik dari awalnya Rp11 juta/m2 menjadi Rp14,3 juta saat ini. “Di tengah penjualan properti residensial yang melambat, khususnya hunian vertikal, Dave apartment menjadi anomali karena bukan hanya mampu menghadapi lesunya pasar, tapi terus meningkatkan performa penjualannya,” kata Adam.

Dave apartment sudah melakukan pemancangan tiang pertama 19 September 2015 dengan target serah terima akhir 2017. “Saat ini pembangunannya sudah sampai lantai tiga,” ujarnya.