HousingEstate, Jakarta - Penawaran rumah menengah di Semarang masih melimpah. Di Ibukota Propinsi Jawa Tengah ini mencari rumah seharga Rp300 – 400 jutaan cukup mudah. Beberapa perumahan yang dikembangkan developer cukup ternama ikut menawarkan. Salah satunya BSB Village (65 ha) yang dikembangkan PT Hijau Cipta Harmoni (Karyadeka Group) di kawasan Mijen. Rumah yang ditawarkan berada di subklaster Aurora Terrace. Ada tiga tipe yang dilansir, yaitu 32/120 seharga Rp358,4 juta, tipe 43/120 Rp404,1 juta dan tipe 52/135 Rp475,1 juta (harga tunai keras).

Perumahan ini berada di koridor Jl Semarang-Boja yang beberapa tahun terakhir berkembang menjadi kawasan hunian menengah atas. Lokasi BSB Village sekitar 7 km dari BSB City (1.000 ha) yang juga dikembangkan PT Karyadeka. Kawasan BSB Village masih natural dikelilingi kebun jati, kebun karet, dan  hamparan  sawah terasering. Menuju pusat Kota Semarang sekitar 30 menit.  “Selain harganya terjangkau suasana perumahan seperti kawasan resort,” ujar Nur Cahyo Wibowo, Marketing Manager PT Karyadeka Alam Lestari, seperti dikutip majalah HousingEstate, belum lama ini.

BSB Village akan dikembangkan menjadi empat klaster. Klaster pertama Aurora (10 ha) dikembangkan menjadi empat subklaster: Aurora Garden (236 unit), Aurora Terrace (156 unit), Aurora Spring, dan Aurora Valley. Sejak dipasarkan awal 2015  hingga Mei 2016 sudah terjual 300 unit.  Subklaster Aurora Garden sudah sold out.

Menurut Nur Cahyo, penjualan subklaster Aurora Terrace sudah hampir 100 unit. Ia cukup puas karena di tengah lesunya pasar properti pihaknya dapat membukukan penjualan cukup bagus. Salah satu kunci keberhasilan BSD Village adalah dukungan fasilitas yang cukup memadahi. Di dalam perumahan dilengkapi club house, commercial area, dan taman. Fasilitas lebih lengkap tersedia di BSB City. Sebutlah sekolah Al-Azhar (TK-SMA) dan Marsudirini (TK-SMP), supermarket Giant, dan lain-lain.