HousingEstate, Jakarta - Perum Perumnas yang akan dijadikan holding BUMN perumahan mempercepat pembangunan sejumlah proyeknya. Berkaitan dengan perayaan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) Perumnas secara serentak memulai pembangunan (groundbreaking) empat proyeknya. Keempat proyek tersebut adalah Sentraland Bekasi di Jalan Narogong, Bekasi; Griya Karangpawitan Garut, Pesawaran Residence Lampung, dan Green Palme Residence Tigaraksa, Tangerang, Banten.

Menurut Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo, ke-4 proyek yang mulai dibangun ini bagian dari rencana strategis untuk memperbanyak dan mempercepat program pembangunan sejuta rumah. “Groundbreaking pararel di berbagai lokasi ini untuk mempercepat program sejuta rumah. Ini juga menjadi momen penting bagi Perumnas terkait perayaan Hapernas dan sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi backlog perumahan,” ujarnya saat groundbreaking yang dipusatkan di Sentraland Bekasi, Senin (22/8).

Seluruh proyek yang dibangun Perumnas itu ditujukan untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Gaji mereka maksimal Rp4 juta untuk rumah tapak dan Rp7 juta untuk rumah susun sederhana milik (rusunami). Sentraland Bekasi (3,4 ha) yang mencakup lima tower pada tahap pertama dibangun satu tower sebanyak 1.117 unit. Tipe 22 m2 dibandrol Rp184,8 juta dan tipe 32 m2 Rp295,68 juta (non subsidi).

Di Griya Karangpawitan Garut (2,1 ha) rumahnya sebanyak 243 unit tipe 36/72 seharga Rp116,5 juta. Dipasarkan juga rumah non subsidi tipe 36/84 Rp170 juta. Sementara Green Palme Residence Tigaraksa (15 ha) mencakup 1.386 unit tipe 30/60 seharga Rp133 juta. Adapun Pesarawan Residence Lampung (5,25 ha) terdiri dari 514 unit dan saaat ini sudah terbangun sebanyak 238 unit.

“Di beberapa proyek Perumnas juga sudah mulai dihuni dan serah terima kunci. Ada dua yang sudah mulai dihuni yaitu Rusunami Kemayoran, Jakarta, sebanyak 576 unit, Pesawaran Residence Lampung, dan rumah susun sewa untuk pekerja di Banguntapan, Bantul, Yogyakarta,” imbuh Bambang.