HousingEstate, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) menyebut program pembangunan sejuta rumah hingga Oktober 2016 telah mencapai 415 ribu unit. Pencapaian ini lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan diharapkan dalam sisa waktu kurang dari 3 bulan pada tahun ini pembangunan program sejuta rumah setidaknya bisa dikejar hingga jumlah 700 ribu unit.

“Untuk porsi 415 ribu unit ini sebanyak 316 ribu rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sementara sisanya non MBR. Pencapaian ini berdasarkan laporan dari kementerian maupun lembaga, pemerintah daerah, hingga kalangan swasta yang membangun sehingga pastinya angka riilnya lebih besaer dari ini,” ujar Syarif Burhanuddin, Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera di Jakarta, Rabu (12/10).

Perhitungan ini juga mencakup perumahan yang dibangun sendiri oleh masyarakat, program CSR perusahaan, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Syarif berharap seluruh pihak yang telah menyelenggarakan pembangunan bisa melaporkan data pembangunan rumahnya sehingga hasil yang di dapat dari lapangan menjadi lebih riil.

“Secara target memang ini baru 40 persenan, tapi kita harus tetap bersemangat khususnya untuk penyediaan hunian bagi kalangan MBR. Pemerintah juga masih akan memberikan banyak kemudahan dan insentif supaya terus bisa diperbanyak pembangunan rumah murah,” pungkasnya.