HousingEstate, Jakarta - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) tengah melakukan penyusunan rencana pengembangan kawasan metropolitan baru yang mencakup beberapa wilayah seperti Jabodetabek. Untuk tahap awal ini tengah dipersiapkan 2 kota metropolitan baru yaitu Palembang Raya dan Bitung-Minahasa-Manado (Bimindo).

Menurut Kepala  Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kemenpupera Agusta Ersada Sinulingga, pengembangan kota metropolitan baru ini untuk menarik investasi. Artinya, seluruh wilayah yang dikembangkan ini untuk menjadi sebuah kawasan yang ramah investasi sehingga nantinya akan banyak investasi yang masuk yang akan membuat kawasan tersebut kian berkembang.

“Pengembangan ini memang arah kebijakan pembangunan perkotaan kita dan tahun ini sudah dilakukan feasibility studi (FS) dan pra desain pada beberapa kawasan seperti Jabodetabekpunjur (Jabodetabek dan Puncak, Cianjur), Mebidangro (Medan, Binjai, Deliserdang, Tanah Karo), dan Kedungsepur (Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan),” ujarnya di Jakarta, Kamis (3/11).

Selanjutnya, pengembangan kota-kota metropolitan ini akan berlanjut ke Gerbangkertosusila (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bankalan, dan Mojokerto), Sarbagita (Denpasar, Kabupaten Bandung, Gianyar, Tabanan), Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa, Takalar), dan Kawasan Perkotaan Yogyakarta.

“Jadi tahun ini konsentrasinya melakukan review masterplan dan development plan, selanjutnya tahun depan penyusunan FS dan pra desain untuk Kawasan Kota Tua Semarang. Tahun depan juga akan dilakukan penyusunan rencana pengembangan kawasan metropolitan baru untuk kawasan Banjarmasin, Banjar, dan Barito Kuala. Dengan pengembangan seperti ini investasi masuk dan bisa meningkatkan perekonomian kawasan,” imbuhnya.