HousingEstate, Jakarta - Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemprov DKI Jakarta. Hingga akhir tahun 2016 Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan perbaikan jalan  seluas 622.289 m2.  Pekerjaan ini setara dengan 95 persen target perbaikan jalan tahun 2016.

“Kita juga melakukan pengaspalan 13 flyover dengan luasan 78.807 m2, betonisasi ruas jalan seluas 23.505 m2, dan 7 underpass seluas 9.817 m2,” ujar Suko Wibowo, Kabid Pemeliharaan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, saat menyampaikan laporan kinerjanya, pekan ini.

Selain jitu Pemprov juga memasang moveable concrete barrier (MCB) untuk jalur Transjakarta seluas 132.603 m2. Suko menyebutkan perbaikan jalan yang dilakukan sebagian besar kerusakannya karena adanya proyek galian utilitas. Perbaikan jalan difokuskan di area bawah flyover dan jembatan penyeberangan karena selama musim penghujan kerusakannya paling banyak.  Perbaikan juga mencakup saluran bagian atas untuk menghindari rembesan atau aliran air yang dapat mempercepat kerusakan jalan di bawahnya.

“Untuk perbaikan jalan dan tali-tali air di ruas jalan penanganannya per kecamatan oleh satuan tugas (Satgas) Bina Marga dengan jumlah personel 15-20 orang per satgas. Dengan begitu setiap ada kerusakan bisa direspon dengan cepat dan penanganannya berupa pengaspalan maupun hotmix,” pungkasnya.