HousingEstate, Jakarta - Di Jakarta yang propertinya secara umum sangat mahal ternyata masih ada satu dua yang harganya cukup terjangkau. Beberapa apartemen ada yang harganya Rp200-300 jutaan. Misalnya rumah susun milik (rusunami) Bandar Kemayoran yang dikembangkan Perum Perumnas. Tipe 2 kamar (36 m2) dijual seharga Rp275 juta. Dengan harga sebesar itu Bandar Kemayoran merupakan hunian paling murah di tengah kota Jakarta.

“Di mana lagi ada hunian di tengah kota semurah itu, rumah murah yang dibangun Perumnas 60 km dari Jakarta (di Parung Panjang) harganya Rp100 jutaan,” ujar Muhammad Nawir, Direktur Pemasaran Perumnas kepada housing-estate.com di Bogor, Rabu (27/4).

Selain Kemayoran Perumnas juga menawarkan apartemen Rp300 jutaan di superblok Sentra Timur Residence, Pulogebang, Jakarta Timur, yang dikembangkan bersama Bakrieland. Tipe studio berukuran 18-25 m2 harganya Rp300 jutaan (Rp12 juta/m2). Apartemen ini juga dekat dengan Terminal Terpadu Pulogebang dan jalan tol.

Apartemen Rp200 jutaan juga ditawarkan Prajawangsa City di Cijantung,  Jakarta Timur. Proyek superblok lokasinya cukup strategis, dekat tol JORR Taman Mini-Ulujami yang membelah koridor bisnis Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan. Di sini apartemen tipe studio (20,5 m2) dibandrol Rp280 juta. Apartemen berfasilitas mal ini nantinya juga dekat dengan stasiun light rail transit (LRT) di Pasar Rebo (2,5 km).

Menurut Managing Director Prajawangsa City, Mandrowo Sapto, sejak proyek ini dipasarkan Oktober tahun lalu sebanyak 3 tower (500-an unit/tower) sudah terjual 80 persen. “Harga properti di Jakarta kenaikannya luar biasa, di Bassura City tipe studio harga perdananya Rp180 juta sekarang di pasar seken Rp360 juta, tipe 2 kamar dari Rp290 juta sekennya sudah Rp590 juta,” imbuhnya.