HousingEstate, Jakarta - Pengembangan fasilitas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di DKI Jakarta mendapatkan apresiasi. RPTRA masuk ke dalam 15 besar Inovasi Award yang dipromosikan oleh United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC) di Guangzhou, Tiongkok.

Menurut Sekjen UCLG ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi, RPTRA bisa masuk kategori karena pengembangannya yang masif dan manfaatnya yang besar bagi perkotaan sehingga perlu dipromosikan ke kota-kota lainnya di dunia. “Di Jakarta ini cukup banyak inovasi yang dilakukan dan RPTRA dimasukkan sebagai salah satu inovasi terbaik. Dalam waktu 2 tahun bisa terbangun RPTRA di lebih 150 lokasi,” ujarnya di Balaikota, Selasa (6/6).

RPTRA disebut memiliki banyak fungsi selain ruang terbuka perkotaan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain menyediakan arena bermain anak dan fasilitas untuk interaksi dan sosialisasi, RPTRA juga bisa digunakan untuk menggelar hajatan sunatan maupun pernikahan bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta, hingga saat ini sudah dilaksanakan 122 pernikahan dan 14 sunatan masal yang diselenggarakan di seluruh RPTRA di Jakarta. Ini artinya fungsi dan keberadaan RPTRA cukup berhasil untuk masyarakat banyak.

“Kami melihat RPTRA ini merupakan salah satu konsep yang berhasil dengan melibatkan kerja sama masyarakat dan aparatur pemerintah. Selain RPTRA kami juga memasukan inovasi lain yang telah diusung pemprov seperti sistem e-budgeting untuk proses penganggaran sebagai sesuatu yang baik untuk dipromosikan di luar negeri,” pungkasnya. Yudis