HousingEstate, Jakarta - Sinar Mas Land (SML) menyiapkan produk properti senilai Rp8 triliun dalam program “Price Lock” yang diluncurkan di Jakarta, Kamis (5/10/2017). Program berlangsung sepanjang 3 Oktober–31 Desember 2017 untuk pembelian hunian (rumah dan apartemen), properti komersial, dan kaveling siap bangun di puluhan proyek SML di megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Balikpapan, Surabaya, Batam, dan lain-lain. Contohnya, BSD City, Kota Wisata, Deltamas, Nava Park, The Elements, Grand City dan Pesona Wisata Balikpapan, Wisata Bukit Mas dan Klaska Residence Surabaya, Nuvasa Bay Batam, dan banyak lagi.

Pembelian bisa tunai, tunai bertahap atau dengan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA). Konsumen cukup membayar uang muka 15 persen untuk setiap pembelian unit properti. Uang muka itu bisa dicicil 6–24 kali tergantung kapan pembelian dilakukan. Makin cepat pembelian dilakukan, makin panjang masa mencicil depe diberikan. Setelah depe lunas, konsumen cuti membayar sampai akhir 2019. Konsumen baru melunasi sisanya (85 persen) pada Januari 2020. Bila ada konsumen yang melunasi sebelum Januari 2020, akan mendapat tambahan diskon 5 persen.

Khusus untuk properti ready stock (sudah jadi dan siap huni), SML memberikan diskon harga 10–20 persen (tergantung waktu pembelian) dari harga jual bila dibeli secara tunai atau dengan KPR ekspres.

Selain melalui situs www.pricelock.co.id, konsumen bisa memesan properti yang diminati lewat pameran “Price Lock” yang diadakan SML sepanjang Oktober-November di Kota Kasablanka, Mal Taman Anggrek, Puri Mall (ketiganya di Jakarta), serta di Trade Expo Indonesia ICE BSD City.

Menurut Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land, SML dari properti senilai Rp8 triliun itu, sebanyak Rp1,7 triliun berupa kaveling siap bangun. Selebihnya rumah, apartemen, properti komersial seperti ruko dan lain-lain baik yang indent (pesan dulu serah terima kemudian) maupun ready stock. Sekitar 60 persen properti itu ada di BSD City, Serpong, Tangerang (Banten).

“Kami menargetkan bisa mencatat transaksi Rp3 triliun dari program ini,” katanya. Melalui program serupa bernama Price Amnesty (diadakan bersamaan dengan pelaksanaan tax amnesty oleh pemerintah) selama triwulan terakhir 2016, SML mencatat transaksi Rp2,1 triliun. Waktu itu yang paling laku properti yang ada di BSD City dan proyek hunian terpadu (mixed use development) Klaska Residence Surabaya. Dalam program Price Lock kali ini, ia memperkirakan kaveling siap bangun akan lebih diminati.

Konsumen yang membeli dengan KPR/KPA akan mendapat bunga promo di bawah 7 persen per tahun fixed (tetap) selama 3–5 tahun pertama. Ada 10 bank yang berkomitmen mendukung pembiayaannya. Yaitu, Mandiri, BCA, BRI. BNI, BTN, CIMB Niaga, Maybank Indonesia, dan Permata, disusul belakangan oleh  Bank UOB dan OCBC NISP. Pembelian melalui pameran akan mendapat voucher belanja serta grand prize berupa mobil dari aneka merek.