HousingEstate, Jakarta - PT Adhi Persada Propeti (APP), anak usaha PT Adhi Karya  Tbk, ikut menggarap proyek apartemen yang terintegrasi dengan transportasi massal light rail transit (LRT) atau kereta ringan Jabodetabek yang dibangun Adhi Karya.

Ada tiga proyek transit oriented development (TOD) itu yang dikembangkan APP. Ketiganya di bekasi. Yaitu, The Conexio di Jatibening, Grand Dhika di Bekasi Timur, dan satu lagi yang belum diberi nama. The Conexio merupakan proyek terintegrasi LRT pertama yang diluncurkan APP akhir pekan lalu.

Menurut Direktur Pemasaran APP Wahyuni Sutantri (Tantri), The Conexio menjadi penutup proyek yang diluncurkan APP tahun ini. Tahun depan APP menyiapkan tujuh proyek baru.

“Kami melihat tahun depan ada timing bagus meluncurkan proyek baru karena mulai beroperasinya beberapa proyek transportasi dan infrastruktur yang dibangun pemerintah. Proyek residensial terintegrasi LRT ini akan menjadi tren baru untuk kaum urban karena menawarkan kepraktisan dan kemudahan aksesibilitas,” katanya kepada housing-estate.com di Jakarta akhir pekan lalu.

Tujuh proyek yang akan diluncurkan tahun depan mayoritas proyek properti gedung tinggi di Jakarta, Surabaya, dan Malang, ditambah satu proyek perumahan di Cibinong, Bogor. Yang paling siap proyek apartemen high end di Simprug, Kebayoran Baru (Jakarta Selatan), bernama The Padmayana yang akan diluncurkan Januari 2018.

GM Corporate Sales & Marketing APP Happy Murdianto menambahkan, optimisme terhadap bisnis properti tahun depan membuat target APP juga naik. “Tahun ini kami menargetkan marketing sales sebesar Rp2,3 triliun dan sudah tercapai Rp1,7 triliun. Kami optimis target bisa dicapai melalui penjualan The Conexio. Tahun depan target marketing sales Rp2,6-3 triliun,” ungkapnya.