HousingEstate, Jakarta - PT Permata Sakti Mandiri (PSM) memastikan memulai pembangunan (ground breaking) proyek apartemen Cimanggis City (1 ha) di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, 31 Januari 2018. Cimanggis City terdiri dari dua menara menara 24 lantai mencakup (800 unit hunian per menara, menawarkan tipe studio 21 m2 dan dua kamar 36 m2 seharga Rp264–439 juta/unit.

Menurut Project Director Cimanggis City Sanggam Sitorus, sejak proyek ditawarkan Mei tahun lalu, hingga saat ini penjualannya sudah mencapai 330 unit. “Setelah prosesi ground breaking kami menargetkan penjualan bisa naik 25 persen dan hingga akhir tahun mencapai 65 persen. Targetnya topping off (tutup atap) bisa dilakukan Februari tahun depan. Setelah itu baru kita buka pemasaran tower kedua,” urainya saat media gathering dan diskusi mengenai digital marketing di lokasi proyek, Rabu (24/1/2018).

Ada banyak prospek bagus di sekitaran proyek yang akan membuat potensinya semakin baik ke depan. Antara lain hanya berjarak 500 meter dari jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) dan akses langsung ke Jalan Juanda, Kota Depok. Selain banyak kampus di sekitaran Depok dan Kelapa Dua. Sementara Jalan Raya Bogor banyak dihuni industri dengan puluhan ribu pekerja sehingga akan meningkatkan potensi sewa apartemen.

Sanggam menyebut pihaknya bermain di area-area nonprime sehingga masih bisa menawarkan harga yang sangat murah namun potensi peningkatannya sangat besar. Ia mencontohkan koridor Jalan Raya Margonda hingga Juanda yang penawaran harga apartemen sudah tidak ada yang di bawah harga Rp500 juta.

“Kami menawarkan unit yang harganya bisa separuhnya tapi aksesnya tetap mudah seperti di lokasi yang prime itu. Ini yang membuat apartemen kami bisa diterima dengan 40 persen konsumen dari Depok. Dengan akses yang akan makin mudah, kami juga menyasar konsumen dari Tangerang Selatan seperti Ciputat maupun Pamulang serta Jakarta Seloatan. Dan itu sudah mulai terealisasi,” katanya.