HousingEstate, Jakarta - Proyek apartemen Pacific Garden Style (PGS) di Jalan Jalur Sutera Barat, Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan (Banten), telah memulai pembangunannya (ground breaking) awal November 2017. Proyek yang dikembangkan oleh PT Indopasifik Indahtama ini menerapkan konsep kekinian untuk menggaet pasar kaum milenial.

Menurut GM Sales & Marketing PGS Mayo R Azhari, lokasi apartemen yang berada di pusat bisnis Alam Sutera dan dilingkungi kampus universitas, membuat konsep pengembangannya menyasar segmen itu.

PGS berada persis di depan Mal Alam Sutera dan dekat dengan Universitas Bina Nusantara (Binus), Swiss German University (SGU), dan Universitas Bunda Mulia (UBM) dengan potensi mahasiswa baru mencapai 8.000 orang setiap tahun.

“Makanya kami mengusung konsep stylish living for young generation untuk menjawab demand generasi muda (mahasiswa) itu. Selain desain modern dan arsitektur untuk memberikan sensasi stylish, disediakan juga berbagai jenis resto dan kafe di lantai ground dan mezanin untuk pusat hangout. Ada juga co-working space dan ruang meeting untuk berkolaborasi dan berkreasi,” katanya melalui siaran pers yang diterima housing-estate.com, Jumat (2/2/2018).

Bukan hanya itu, disediakan juga atrium luas untuk para mahasiswa memamerkan hasil kreasi dan membuat even bersama. Selain kebutuhan berkumpul dan ruang bersama, masih ada fasilitas lain seperti kolam renang, fitness center, jogging track, taman luas, dan lain sebagainya untuk menunjang gaya hidup sehat generasi masa kini.

Mayo menyebut dirinya sebagai pengembang memiliki idealisme untuk memunculkan usaha rintisan atau start up-start up ternama di era digital dari proyeknya.

“Makanya ekosistemnya kami bangun dan kembangkan sejak konsep awal guna menjadikan PGS sebagai satu-satunya apartemen di Alam Sutera yang memenuhi kebutuhan anak muda. Segmen ini sangat potensial seiring dengan adanya beragam universitas ternama sekaligus pusat lifestyle dan bisnis di kawasan ini,” katanya.

PGS dibangun di atas lahan 1,4 ha yang akan terdiri dari tiga tower apartemen mencakup total 3.016 unit hunian. Tipe unitnya dibuat dengan sistem modular berukuran 25 m2 per modul seharga Rp500 jutaan. Untuk tower pertama yang mulai dibangun ini, jumlah unit modulnya mencapai 1.330 unit yang ditargetkan bisa diserah-terimakan akhir tahun 2020.