HousingEstate, Jakarta - Proyek kota baru Meikarta (saat ini 84 ha dari rencana 500 ha) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, besutan Lippo Group saat ini tengah membangun 70 menara apartemen secara bersamaan.

Menurut Chief Marketing Officer Meikarta Ferry Thahir, pihaknya menargetkan bisa menjual unit apartemen Meikarta sebanyak 20 ribu unit setiap bulannya.

“Kita sedang jadi primadona. Dengan target 20 ribu unit setiap bulan itu artinya kita menyerap 40 persen suplai apartemen se-Indonesia. Bahkan, Agustus tahun lalu penjualan kita mencapai 60 ribu unit. Jadi wajar kalau kita jadi pembicaraan terus, jadi gosip terus, banyak yang nggak yakin tapi nyatanya kita lagi proses pembangunan 70 menara. Kalau perizinan belum beres, mana bisa kita membangun,” katanya di sela-sela acara penjurian Star Hunt, ajang kompetisi membuat jingle Meikarduck (ikon Meikarta) di Jakarta akhir pekan lalu.

Meikarta, jelas Ferry, bukan hanya menawarkan produk hunian tapi sebuah konsep kota baru dengan peradaban baru menyerupai lifestyle di kota-kota maju dunia. Ajang Start Hunt untuk mencari jingle Meikarta itu merupakan salah satu cara mewujudkan konsep tersebut. Nanti Meikarta akan menyediakan banyak venue untuk mendukung kegiatan berkesenian selain galeri seni, statue, dan lain sebagainya.

Penjurian dilakukan musisi senior Dwiki Dharmawan dan violis Maylaffayza. Jingle yang dipilih nantinya akan dikontrak selama setahun untuk memperkuat brand awareness  Meikarta yang dipasarkan secara nasional. Juri telah memilih 20 peserta yang disaring dari lebih 400 peserta sebelum disaring lagi menjadi tiga pemenang untuk meraih hadiah utama Rp200 juta.

“Seni telah menjadi pondasi untuk peradaban kota-kota maju dunia, dan ini salah satu cara kami mewujudkan konsep kota dunia itu. Saat ini pembangunan apartemen di Meikarta ada yang sudah mencapai lantai empat. Kami akan buktikan proyek ini bisa diserah-terimakan pada waktunya,” ujar Ferry.