HousingEstate, Jakarta - CapitaLand, perusahaan developer asal Singapura, dan Credo Group (Indonesia) membesut proyek perdana The Stature di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Menempati lahan seluas satu hektar di sebelah selatan Monumen Nasional (Monas), The Stature direncanakan terdiri dari tiga menara berupa kantor strata (jual) 20 lantai, apartemen servis 24 lantai dan 29 lantai apartemen hak milik (strata).

The Stature menunjuk arsitek Archica Danisworo dari PDW Architects sebagai design director keseluruhan konsep arsitektur bangunan dan lansekapnya.

“Kami mengambil inspirasi dari ruang hijau dan alam serta desain kolonial yang elegan dan juga privasi. Kami menggabungkan elemen-elemen tersebut menjadi sebuah desain yang mewah dan modern. Istilah paling tepat untuk menggambarkan konsepnya adalah effortless luxury,” kata Archica saat acara diskusi media bertajuk Secret to Effortless Luxury Design di galeri marketing The Stature, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Tim desain PDW mengalokasikan ruang hijau seluas 3.000 m2 dan menghadirkan green wall pada bangunan yang berfungsi sebagai eksterior hidup. Gedung apartemen dibangun lebih dalam, dikelilingi taman-taman yang rimbun.

Rancangan arsitektur akan merefleksikan budaya Jakarta yang terintegrasi dengan arsitektur kolonial khas kawasan elite Menteng. Tiap unit apartemen didesain dengan langit-langit yang tinggi (3,5 meter) dan efisiensi ruang yang tinggi.

Archica menerapkan angka efisiensi hingga 12 persen yang merujuk pada perbandingan antara luas unit semigross dan nett dari apartemen yang akan dihuni. Standar nilai efisiensi apartemen umumnya 15-17 persen, sehingga luasan bersih yang dapat dinikmati penghuni hanya sekitar dua pertiga dari luas semigross.

Luas semigross adalah ukuran ruang apartemen saat dipasarkan dengan memasukkan juga area publik seperti koridor, tangga dan area servis, tanah bersama dan lain-lain ke dalam luasan unit.

Di Stature, Archica mengklaim penghuni bisa mendapatkan unit dengan luasan hampir 90 persen dari luas semigross-nya. Contohnya, tipe dua kamar tidur (KT) dengan luas 146 m2 (semigross) memiliki luas bersih sekitar 130 m2.

“Makin lama konsumen makin pintar menghitung apa yang dibayar dan yang didapatkannya di apartemen. Arsitek perlu menyikapi itu supaya antara luas semigross dan nett-nya tidak terlalu jauh berbeda, melalui rancangan yang efisien,” terang putra arsitek senior dan perancang kota Mohammad Danisworo itu.

The Stature menawarkan 96 unit apartemen strata tipe 2-3 KT seluas 146–188 m2 (semigross) serta unit penthouse yang dinamai sky villas seluas 351-360 m2 (semigross) dan tipe townhouse yang terdiri dari dua lantai dan terhubung langsung dengan area parkir di bawahnya.

Setiap unit dilengkapi dua private lift, sistem filtrasi air, internet fiber optik berkecepatan tinggi, fitur smart home, dan layanan 24 jam. Unit apartemen dirancang dengan banyak bukaan kaca transparan untuk menangkap pemandangan dan cahaya matahari secara optimal.

“Elemen paling penting di sini adalah pemandangan menakjubkan ke Monas dari dalam unit apartemen. Tidak ada gedung apartemen lain yang dapat menawarkan pemandangan unik itu dari paru-paru hijau Jakarta seperti ini,” ujar pria yang kerap disapa Chico itu.

Hingga kini developer belum melansir The Stature secara resmi meski sudah dipasarkan sejak akhir Desember 2017.

CapitaLand adalah perusahaan properti global yang banyak membangun apartemen di Singapura, China, Vietnam dan lain, serta menjalankan unit bisnis apartemen servis The Ascott Limited (Ascott) di Indonesia.

Sementara Credo Group antara lain membangun jaringan hotel Melia di Kualalumpur (Malaysia) dan Yogyakarta serta Amandari di Bali, selain perumahan Kiara Residence di Bogor (Jawa Barat).