HousingEstate, Jakarta - Schneider, perusahaan pengelola energi dan otomasi asal Perancis untuk kedua kalinya menyelenggarakan Innovation Summit 2018 di Jakarta, 18-19 April 2018. Summit kali ini bertema “Powering & Digitizing the Economy” untuk menantang industri melakukan efisiensi lebih besar lagi.

Menurut Country President Indonesia Schneider Electric Xavier Denoly, perkembangan teknologi menuntut hal baru yang sebelumnya belum pernah ada. Karena itu setiap pihak khususnya pemilik industri harus memiliki visi dan gagasan untuk terus mengupayakan energi yang aman, andal, efisien, dan terhubung secara berkelanjutan dengan sistem pengelolaan energi yang akan berdampak langsung pada efisiensi dan nilai tambah.

“Di ajang ini kami menampilkan EcoStructure Power Advisor, Building Advisor dan Asset Advisor untuk memberikan analisis komprehensif terhadap pengelolaan energi, sehingga membantu perusahaan membuat keputusan yang terinformasi dengan lebih cepat,” katanya dalam acara pembukaan Innovation Summit di Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Dengan penerapan teknologi yang diusung Schneider, sebuah gedung menjadi terkoneksi dan bisa dipantau penggunaan energinya. Owner atau pengelola gedung bisa mendapatkan informasi real time terkait kondisi gedungnya dan akan ada pemberitahuan yang terkirim ke smartphone berupa report, notifikasi dan alarm.

Bila ada gangguan kelistrikan juga akan langsung diketahui permasalahannya dari internal atau jalur listirk PLN. Akan diketahui juga alat atau ruang-ruang yang menggunakan energi secara tidak efisien. Aneka sistem itu akan mempermudah pengelola gedung untuk mengatur dan menerapkan sistem sesuai dengan kebutuhannya.

Penerapan teknologi itu juga akan mendorong pengelolaan energi dan otomasi dan selanjutnya mengubah lansekap bisnis menjadi lebih efisien. Untuk itu Schneider mengajak pelaku industri untuk membuat kebijakan yang bisa mendorong percepatan industri 4.0 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi hingga tahun 2025.

“Sistem ini sangat powerfull, kita bisa mengetahui energy di sebuah gedung lantai per lantai. Di mana ruang yang suhunya panas juga akan terlihat, begitu pun permasalahan lainnya, dan semua langsung diinformasikan ke smartphoneSeamless integrated, kontrol dan monitoring di tangan kita, bisa diatur kapan mau on dan berapa lama, kapan pula off, sistem keamanan dan sebagainya,” urainya.