HousingEstate, Jakarta - PT Bangun Inti Artha (BIA) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan apartemen Menteng 37 di Jalan Menteng Raya, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Proyek single tower di atas lahan 6.000 m2 ini  dikembangkan dengan menjaga cagar budaya (heritage). Jumlah huniannya sebanyak 130 unit.

Direktur Utama BIA Nio Yantony, menyebutkan, pihaknya bangga bisa mengembangkan produk heritage.  Ini salah satu bentuk kepedulian swasta dalam menjaga salah satu bangunan bersejarah Menteng37 yang merupakan cagar budaya bersejarah Kota Jakarta.

“Konsep heritage kami kembangkan memadukan gaya masa lampau dan modern dengan tetap menjaga nilai historis di dalamnya. Tempat ini juga difungsikan sebagai ruang pertemuan dengan tetap memperhatikan atmosfir sejarah dan berbagai penyesuaian agar tetap up to date,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com, Jumat (11/5).

Konsep heritage ini sejalan dengan eksistensi bangunan bersejarah lainnya di sekitar kawasan Menteng. Di sini ada Gedung Joang 45 dan Perintis Kemerdekaan, Tugu Proklamasi, Tugu Tani, Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Masjid Cut Meutia, Masjid Sunda Kelapa, Gereja St. Theresia, dan sebagainya.

Apartemen Menteng 37 merupakan proyek residensial yang membidik segmen kelas atas. Unit yang ditawarkan terdiri tipe tiga kamar (158-320 m2) dan empat kamar (327 m2) seharga Rp47 juta/m2. Fasilitasnya antara lain roof top pool & gym, private lift, semi furnished house, function room, lounge, perpustakaan, selain empat lantai basemen. BIA sendiri merupakan konsorsium pengembang Pikko Group dengan Wijaya Wisesa Realty.

Boy Bhirawa, arsitek Konservasi Heritage Menteng 37 menambahkan, pengembangan proyek ini sudah melalui kajian menyeluruh baik aspek teknis maupun arkeologis dengan tetap menjaga aspek historis dan ekonomisnya. “Pembangunan proyek ini merupakan pendayagunaan positif yang dilakukan pihak swasta karena nantinya penghuni maupun masyarakat tetap bisa melihat elemen sejarah maupun spirit of place dari bangunan ini,” jelasnya.