HousingEstate, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) terus mengebut pekerjaan jalan tol Trans Jawa, terutama agar bisa digunakan untuk jalur mudik Lebaran tahun ini. Jalan tol Gempol-Pasuruan (Gempas), Jawa Timur, sepanjang 34,15 km yang merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa ditargetkan rampung akhir tahun ini.

“Untuk mudik Lebaran (Juni) ini dipastikan jalur jalan tol Merak hingga Pasuruan bisa beroperasi kendati beberapa ruas masih fungsional (belum difungsikan sebagai jalan berbayar). Ruas Rembang-Pasuruan sepanjang 6,6 kilometer juga sudah siap dilalui dan akan digratiskan pada arus mudik tahun ini sekaligus bagian dari sosialisasi jalan kepada masyarakat,” kata Menpupera Basuki Hadimuljono melalui siaran pers yang diterima housing-estate.com, Selasa (15/5/2018).

Untuk ruas tol Gempol-Rembang sepanjang 13,9 km sudah beroperasi sejak akhir tahun lalu, sementara ruas Pasuruan-Grati sepanjang 13,65 km progress pekerjaannya mencapai 24,2 persen. Dengan fungsionalnya ruas Rembang-Pasuruan, nantinya pengguna bisa keluar di gerbang tol Pasuruan sehingga akses ke dalam Kota Pasuruan menjadi lebih dekat. Disiapkan juga area istirahat di km 16A.

Untuk pengaturan bila terjadi kemacetan terkait tingginya volume kendaraan, setiap antrian mencapai dua kilometer sebelum gerbang tol, maka pengguna dari tol Gempol akan diarahkan keluar di exit Rembang yang berada sebelumnya. Untuk keputusan buka-tutup ini akan dilakukan pihak kepolisian.

Operator jalan tol Gempol-Pasuruan adalah PT Jasamarga Gempol Pasuruan yang membangun jalan dengan investasi Rp4,03 triliun dengan masa konsesi 45 tahun. Jalan tol ini juga tersambung dengan jalan tol Surabaya-Gempol yang sudah beroperasi, sedangkan untuk tol Pasuruan-Probolinggo masih dalam tahap konstruksi.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kemenpupera Herry Trisaputra Zuna menambahkan, jalan tol Gempol-Pasuruan akan meningkatkan kemudahan arus logistik karena tidak jauh dari Kawasan Pasuruan Estate Rembang (PIER) di samping menjadi jalur alternatif menuju Kota Pasuruan yang selama ini hanya bisa diakses dari jalan arteri nasional.

“Trans Jawa ini terus dikebut khususnya untuk kemudahan arus mudik tahun ini. Untuk ruas yang lain seperti Pasuruan-Probolinggo (Paspro) saat ini progresnya sudah hampir 80 persen dengan investasi Rp3,55 triliun. Targetnya beroperasi akhir tahun ini. Sementara ruas Probolinggo-Banyuwangi targetnya operasional akhir tahun 2019,” jelasnya.