HousingEstate, Jakarta - Tinggal di apartemen identik dengan ruang terbatas dan minim kontak dengan ruang luar. Seringkali desain apartemen kurang mendukung terciptanya sirkulasi udara yang baik, dan sangat sedikit memberi ruang pandang (view) dari dalam ke luar. Bagi arsitek Cosmas Gozali, pemilik biro arsitek Atelier Cosmas Gozali (Jakarta), ruang yang tertutup hingga tidak mendapat view ruang luar itu bisa membuat orang depresi. “Manusia harus dihargai salah satunya dengan bisa melihat view. Banyak layout apartemen yang sekadar ada udara, tapi tidak mendapat view ruang luar. Arsitek punya tanggung jawab moral pada publik soal itu,” katanya.

Komitmen itu diterapkannya antara lain di The Orient apartment, proyek teranyar Oyama Development yang menggandeng Cosmas sebagai arsitek. Kawasan seluas 1 ha di Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, itu direncanakan untuk apartemen dan hotel serta area komersial dalam dua tower terpisah yang terhubung dengan bangunan podium di bawahnya. Oyama Development sebelumnya mengembangkan The Oasis di Jalan Siliwangi, Kota Depok (Jawa Barat), dan punya portofolio di Perth, Australia, berupa perumahan seluas 200 ha.

“Kami mengonsep proyek ini sebagai hunian yang sangat nyaman dengan lokasi premium dan dekat ke berbagai fasilitas kota. Lahan yang dibangun hanya 20 persen. Jadi, ada 80 persen area untuk ruang terbuka hijau sehingga penghuni akan merasakan kenyamanan yang tinggi,” kata Stephen Odang, Direktur Bisnis Oyama Development.  Merespon karakter lokasi di Jakarta Utara yang cenderung panas, Cosmas merancang fasad bangunan dengan tambahan selubung luar (secondary skin) berupa kisi-kisi dari bambu sebagai penghalau matahari.

Setiap unit memiliki jendela-jendela besar ke arah luar untuk memaksimalkan pencahayaan alami selain menghadirkan pemandangan ke dalam hunian. “Ini foya-foya terhadap view, semua ruang punya jendela,” jelasnya. Menara apartemen dirancang setinggi 26 lantai berisi 11 unit hunian per lantai. Setiap unit sudah dilengkapi lantai kayu untuk kamar tidur dan sanitari premium serta konsep dapur yang modern. Selain ruang terbuka yang luas, di lantai 18-19 disediakan juga sky garden untuk semua penghuni.

Tipe unit mulai dari studio 25-27 m2, 1 kamar (bed room/BR) 43-45 m2, sampai 2BR 60-87 m2 seharga sekitar Rp20 juta/m2 (tunai keras). Peletakan batu pertama proyek dilakukan awal April tahun lalu dengan target rampung pertengahan 2019 dan diserah-terimakan akhir 2019. Berikut contoh penataan interior unit 2BR 86,97 m2 yang menekankan pada orientasi pandangan ke ruang luar.

Natural

Dapur ditempatkan menyatu dengan meja makan yang ditata simpel polos. Kabinet atas dan bawah dapur dilapisi motif kayu samar berwarna krem terang. Sisi dinding belakang (back splash) diberi aksen keramik mozaik dengan gradasi warna serasi dengan kabinet yang memberi kesan dinamis. Sementara dinding samping area meja makan mendapat aksen dinding keramik homogen motif marmer warna putih gading yang terlihat natural. Pilihan perabot berupa satu set meja persegi berbahan kaca bening dilengkapi empat kursi berlapis kain suede cokelat tua dengan kaki-kaki kayu warna cokelat muda. Meja dari kaca tampak ringan karena transparan yang membuat kesan ruang tidak sesak.

Simpel Hangat

Tak banyak perabot memenuhi ruang keluarga yang simpel. Sofa dua dudukan cokelat muda dan karpet berbulu warna abu-abu kehitaman berpadu serasi di ruang ini. Di depan sofa dipasang pesawat TV yang menempel pada dinding berlapis motif kayu. Warna lapisan kayu hampir senada dengan sofa. Di bawah TV terdapat kabinet gantung warna putih yang dipasang selebar dinding. Kabinet tampak seragam dengan tampilan coffee table berbentuk bujur sangkar dengan material solid putih yang glossy di tengah ruang. Jendela besar yang terhubung dengan balkon di sisi luar dilapisi tirai tipis yang menembuskan cahaya terang dan hangat ke dalam sekaligus membuka view ke ruang luar. Komponen lampu dekoratif di sudut ruangan berdesain lengkung mempermanis suasana ruang sehingga tak tampak kaku.

interior simpel hangat

Terang dan Terbuka

Kamar tidur anak berada di bagian depan bersebelahan dengan ruang keluarga. Dalam unit contoh ini, salah satu sisi dinding kamar dikemas dengan kaca tembus pandang untuk memberi kesan terbuka dan lapang. Tempat tidur diposisikan dekat jendela besar. Tepat di sisi jendela kaca ditempatkan furnitur meja panjang yang didesain simpel dengan laci-laci penyimpanan. Profil furnitur yang langsing tidak menghalangi arah datangnya cahaya dan tidak menutup jendela kaca secara penuh. Dari sisi ini penghuni bisa menatap pemandangan luar dengan leluasa sambil menikmati bacaan atau belajar di meja.

Kamar mandi di dalam kamar utama dikemas transparan dengan dinding kaca bening. Sinar matahari dari jendela di sisi ranjang yang berseberangan bisa tembus ke arah kamar mandi sehingga menciptakan suasana yang terang dan segar. Di sebelahnya meja rias dan lemari pakaian (walk in closet) yang dirancang terbuka. Lemari built in dari papan kayu itu untuk mengorganisir pakaian dalam sistem gantung, dilengkapi laci-laci horizontal dan penyimpan sepatu di sisi paling bawah.

Kamar mandi di dalam kamar utama dikemas transparan dengan dinding kaca bening. Sinar matahari dari jendela di sisi ranjang yang berseberangan bisa tembus ke arah kamar mandi sehingga menciptakan suasana yang terang dan segar. Di sebelahnya meja rias dan lemari pakaian (walk in closet) yang dirancang terbuka. Lemari built in dari papan kayu itu untuk mengorganisir pakaian dalam sistem gantung, dilengkapi laci-laci horizontal dan penyimpan sepatu di sisi paling bawah.

Aksen Bambu

Berada di ujung koridor, kamar tidur utama ditata bernuansa cokelat tua dan temaram. Ornamen natural ditampilkan melalui komposisi batang bambu alami di dinding latar belakang ranjang. Garis buku-buku bambu yang diekspos di depan cermin merefleksikan warna cokelat, membentuk kesan simpel modern. Jendela besar di sisi ranjang dibiarkan bebas dan kosong tanpa furnitur yang menghalangi untuk menuntaskan pandangan ke arah luar dengan lapang.

interior aksen bambu

 

Ruang Tersembunyi

Memanfaatkan celah ruang di sebelah kamar mandi, ruang ini dibuat tak terlihat ketika pintu ditutup. Kehadirannya tersamar sebagai bagian dari dinding koridor dengan lapisan wallpaper yang seragam. Ruang tersembunyi ini difungsikan untuk meletakkan mesin cuci dan unit outdoor pemanas air, selain bisa juga untuk menyimpan perkakas. 

interior ruang tersembunyi

pernik interior22