HousingEstate, Jakarta - Aturan plafon maksimal kredit properti dibanding nilai agunan atau loan to value (LTV) dari sebelumnya maksimal 85 persen yang diperlonggar menjadi 100 persen khusus untuk properti pertama yang dilansir Bank Indonesia (BI) akhir Juni dan mulai berlaku 1 Agustus, disambut positif sebagian pengembang.

Salah satunya Frendcis Halim, CEO Permata Graha Land (PGL), pengembang perumahan Permata Gading Residence (3,8 ha) di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia menilai kebijakan itu ini akan berdampak langsung pada pembelian rumah di proyeknya. “Relaksasi itu sangat baik, karena untuk pembelian rumah pertama tipe apapun bisa tanpa depe dan itu akan meningkatkan penjualan produk kami karena konsumen memiliki kemudahan,” katanya melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Kebijakan pelonggaran LTV menjadi nol persen itu, jelasnya, akan menjadi stimulus pengembang menghadapi kelesuan bisnis property, terlebih pada masa tahun politik tahun ini dan tahun depan. LTV baru itu akan membantu pengembang menerapkan berbagai strategi marketing guna mendongkrak penjualan yang sekian tahun terakhir lesu.

Sentimen positif itu disebut Frendcis mulai terasa pada penjualan klaster Woodland di Permata Gading Residence yang tahap pertamanya sebanyak 100 unit telah terjual (sold out). Minat konsumen makin bertambah setelah pengumuman relaksasi LTV itu akhir Juni lalu. Karena itu ia menjadi lebih optimistis tahun ini.

“Kami mengembangkan produk yang baik di lokasi elit dengan target pasar segmen harga di bawah pasaran (di Kelapa Gading). Makanya produk kami terserap sangat baik. Kelapa Gading adalah salah satu kawasan elit di Jakarta dan kami masih bisa menawarkan produk seharga kurang dari Rp1 miliar per unit,” katanya.

Permata Gading Residence menawarkan 180 rumah di lokasi yang hanya berjarak 2 km dari Mal Kelapa Gading. Tipe rumahnya satu lantai 36/60 dan dua lantai 55/72 seharga Rp900 jutaan-1,4 miliar/unit. Harga itu sangat menarik mengingat nilai pasar tanah di wilayah Kelapa Gading sudah mencapai Rp20 jutaan/m2. Ke depan perumahan ini akan dikembangkan hingga 10 ha yang mencakup kawasan residensial dan komersial.

Karena kesuksesan penjualan produknya, PGL berhasil meraih penghargaan The Promising Housing Development in Kelapa Gading pada ajang Properti Indonesia  Award 2018 yang diadakan di Jakarta beberapa hari lalu.