HousingEstate, Jakarta - PT Duta Paramindo Sejahtera, pengembang proyek hunian terpadu Green Pramuka City (12,9 ha) di Jl Ahmad Yani, by pass, Jakarta Pusat, masih menawarkan cara bayar tunai bertahap hingga 120 kali atau 10 tahun untuk pembelian unit apartemennya yang sudah jadi dan siap huni. Selain itu pengembang juga menawarkan promo baru berupa diskon harga hingga 30 persen untuk pembelian unit di menara 1-4.

“Uang mukanya juga cukup 10 persen, pembeli sudah bisa langsung menghuni unitnya,” kata Irvandawisnu Andreka, Marketing Communication Green Pramuka, melalui rilis di Jakarta, Kamis (12/7/2018). Sebelumnya uang muka itu disyaratkan minimal 20 persen. Unit apartemen siap huni di Green Pramuka sudah dilengkapi perabot kompak dan fungsional (compact furnished).

Dengan masa tunai bertahap yang lamanya mirip dengan tenor (periode) kredit pemilikan apartemen (KPA) itu, jelasnya, konsumen cukup membayar cicilan Rp4 juta/bulan. “Promo itu kami harapkan bisa mempermudah orang memiliki hunian praktis di pusat kota Jakarta,” ujar Andreka.

Green Pramuka berlokasi di lintasan busway Cililitan-Tanjung Priuk. Selain itu di dalam kawasan juga disediakan shelter bus Damri tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan drive thru jasa transportasi online. Green Pramuka juga sudah dilengkapi fasilitas pusat belanja, supermarket, galeri ATM dan sarana perbankan, klinik kesehatan dan apotik, serta kolam renang dan trek jogging.

Green Pramuka saat ini menawarkan apartemen siap huni tipe studio dan dua kamar tidur 22–33 m2 seharga Rp500-700 jutaan/unit. Proyek sudah mengembangkan sembilan menara apartemen mencakup sekitar 9.000-an unit hunian.  Dari jumlah itu, sekitar 8.000-an unit sudah laku. Sebagian besar menara sudah jadi dan sebagian sudah ramai dihuni. Total Green Pramuka akan mengembangkan 14 menara apartemen dari rencana semula 17 menara.