HousingEstate, Jakarta - Produsen bahan bangunan SCG asal Thailand mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) untuk menjadi pemegang saham strategis di CSAP. SCG masuk ke CSAP melalui SCG Retail Holding Company Limited, anak perusahaan dalam bisnis cementbBuilding materials, melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) senilai Rp324 miliar (Rp800/lembar saham). Dana hasil PMTHMETD akan digunakan terutama untuk mempercepat pertumbuhan Mitra10, yang merupakan  toko ritel modern bahan bangunan dan home improvement di Indonesia yang dikelola CSAP. Kemitraan ini memungkinkan manajemen CSAP melakukan pengembangan bisnis ritel modern bahan bangunan Mitra10 hingga 50 toko hingga tahun 2021.

Di segmen distribusi CSAP akan memperkuat kinerja distribusi bahan bangunan dengan menambahkan prinsip bisnis baru, produk inovatif, supply chain management dan inventory management dengan menerapkan Warehouse Management System (WMS) yang baik demi kinerja yang lebih efisien.

CSAP juga berencana meningkatkan kontribusi private brand produk keramik dan produk lain pada modern distribution and retail serta kinerja pengiriman untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

“SCG melihat potensi dan peluang pasar Indonesia dalam sektor perdagangan modern dan bisnis ritel yang menawarkan produk renovasi rumah untuk melayani permintaan pelanggan yang terus meningkat,” kata Roongrote Rangsiyopash, Presiden dan CEO SCG, melalui siaran berita yang diterima HousingEstate, Senin (16/7/2018).

Kerja sama SCG dan CSAP memungkinkan kedua belah pihak bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta menawarkan lebih banyak nilai tambah bagi konsumen. “Investasi ini mencerminkan keyakinan dan prospek fundamental yang kuat terhadap pertumbuhan CSAP di Indonesia,” kata CEO CSAP Budyanto Totong.