HousingEstate, Jakarta - Organisasi kesejahteraan anak dunia UNICEF menggandeng Lixil, pionir produsen  produk rumah tangga dan saniter, bekerjasama meningkatkan akses terhadap toilet yang lebih bersih dan aman bagi anak-anak yang kurang beruntung di seluruh dunia. Program berlabel “Make a Splash! Toilets for All” itu bertujuan mendukung program Sustainable Development Goals dengan memberikan akses sanitasi dan kebersihan yang layak dengan target mengakhiri BAB (buang air besar) di tempat terbuka sebelum tahun 2030.

“Setiap hari hampir 800 anak-anak meninggal karena diare yang diakibatkan oleh air  kotor dan sanitasi yang tidak layak,” kata  Henrietta   Fore,  UNICEF   Executive   Director, melalui press release yang diterima HousingEstate di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Sebelumnya UNICEF dan Lixil bekerja sama menyediakan akses toilet yang layak dan bersih bagi Afrika dengan produk rancangan  Lixil yang disesuaikan  dengan kondisi di benua tersebut. Lixil mempelopori pembuatan  produk  sanitasi  global  bermerek Sato yang sengaja dirancang untuk negara-negara berkembang.

Kerja sama antara lain mengadakan program berbasis pasar untuk membantu  membangun ekonomi sanitasi, dan memastikan produk sanitasi dengan harga terjangkau    tersedia untuk mereka yang memerlukannya di Etiopia, Tanzania dan Kenya. Terlibat  dalam  upaya advokasi bersama untuk menarik peluang meningkatkan dan mengembangkan ekonomi sanitasi, hingga penggalangan  dana  oleh  Lixil untuk mendukung ekspansi kerja sama ke negara-negara lainnya.

“Krisis sanitasi di berbagai Negara memiliki dampak bagi kesehatan masyarakat dan memberikan   dampak negatif terhadap masa depan anak-anak, karena kurangnya akses toilet yang layak di sekolah,” kata Kinya Seto, Lixil Group CEO.