HousingEstate, Jakarta - Kamar mandi berukuran kecil di rumah atau apartemen masa kini terkadang sulit  menatanya agar tetap nyaman digunakan. Ruang terkecil di rumah ini membutuhkan desain yang cerdas dengan membuatnya fungsional.

“Kamar mandi penting memenuhi fungsinya secara benar terlebih dahulu. Terutama penempatan kloset dan area shower yang harus dipisahkan menjadi daerah kering dan basah,” kata Tri Hikmawati W Popon, desainer interior dari TMS Creative di Jakarta.

Tri pernah mendapati rancangan kamar mandi bawaan dari developer yang tak memenuhi standar paling mendasar itu. Developer justru menyatukan penempatan kloset dan kran untuk shower di area yang sama.

Selain pemisahan area, Tri menyarankan kamar mandi memiliki lubang cahaya meskipun hanya kamuflase. “Idealnya lubang cahaya juga memiliki ventilasi ke luar. Tapi kalau nggak mungkin, minimal ada lubang berupa kaca mati yang menembuskan cahaya meskipun sedikit,” kata Master Desain Interior dari London Metropolitan University ini.

Ia berasumsi, kamar mandi yang kecil harus terasa nyaman dengan tidak terlalu tertutup secara visual dari dalam. “Ada solusi yang bersifat spasial, juga estetika yang perlu dipikirkan di kamar mandi kecil,” ujar Tri. Berikut beberapa contoh inspirasi menata kamar mandi mungil yang maksimal secara spasial dan fungsi tanpa melupakan sisi estetika visualnya.

Maksimalkan Fungsi 

Unit kloset sebaiknya tidak berhadapan dengan area shower atau berada dalam satu area untuk mengoptimalkan penggunaan kamar mandi. Memisahkan keduanya supaya ada area kering dan basah untuk memudahkan perawatan dan menjaganya tetap higienis sepanjang hari. Pertimbangkan memilih ukuran wastafel yang kecil saja di dalam kamar mandi atau pisahkan di luar ruang agar pemanfaatannya lebih maksimal oleh penghuni tanpa harus memasuki kamar mandi. Di rumah atau apartemen yang terbatas bila harus memasukkan mesin cuci ke dalam kamar mandi, usahakan letaknyan di area kering. Kini sudah tersedia mesin cuci kapasitas kecil dibawah 7 kg yang bisa dipasang di dinding sehingga lebih hemat tempat lagi.

kamar mandi mungil maksimalkan fungsi

Sediakan Lubang Cahaya

Tambahkan jendela kaca untuk memasukkan cahaya alami ke dalam kamar mandi. Aplikasinya tak perlu langsung ke ruang terbuka jika tak memungkinkan, tapi bisa berupa kaca tak tembus pandang dengan kamar di sebelahnya. Tampilan visual yang bisa memasukkan cahaya dapat memberi kesan yang nyaman dan tidak terkesan terkurung. Jendela kaca dengan ventilasi udara tentu lebih ideal lagi. Tempatkan jendela di area yang cukup efektif untuk menangkap cahaya dan sirkulasi udara.

sediakn lubang cahaya

 

Tambahkan Tempat Simpan 

Rak-rak terbuka berupa ambalan sudah cukup memenuhi fungsi tempat penyimpanan di kamar mandi. Jika bisa menambahkan laci-laci tertutup di bawah wastafel untuk menaruh alat-alat mandi boleh dilakukan. Jangan tambahkan perabot atau pernak-pernik yang tidak fungsional di dalam kamar mandi kecil. Bermainlah dengan warna pada laci dan rak simpan untuk memberi kesan visual yang menarik.

tempat simpan kamar mandi

Bermain Pola dan Tekstur

Jangan biarkan kamar mandi kecil Anda terasa membosankan. Tambahkan unsur dekoratif melalui pola keramik lantai dan dinding. Gunakan warna-warna netral untuk mendapatkan kesan yang kalem dan ruang tetap terkesan lapang. Jika menginginkan tampilan dinding dan lantai yang polos, hadirkan pola dan tekstur pada karpet atau keset di bawah wastafel, juga tirai penutup area mandi.

pola kamar mandi dan tekstur