HousingEstate, Jakarta - Sebagai puncak rangkaian kampanye tahunan “lndonesia is Me” yang digelar Synthesis Development untuk mengangkat rasa nasionalisme Indonesia, di halaman fX Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (12/8/2018) pagi bersamaan dengan acara rutin car free day, perusahaan developer itu kembali menggelar flashmob (menari massal) tarian tradisional yang diikuti 2.000 peserta remaja dan anak-anak.

Para penari yang mengenakan kaos merah bertuliskan “Indonesia is ME, Tunjukkan Indonesiamu!” lengkap dengan kain dan hiasan kepala tradisional Indonesia, sambung-menyambung menarikan aneka tarian Indonesia mengikuti pemandu tari dari Yayasan Belantara Budaya.

Mulai dari tari tradisional Puspanjali dari Bali, Tortor dari Sumatera Utara, Ondel-ondel dari Jakarta, Maumere dari Nusa Tenggara Timur, Poco-Poco dari Manado, hingga tari kontemporer yang terinspirasi dari tari tradisonal seperti tari Kembang Jatoh.

“Perlengkapan tarinya bebas bawa sendiri. Di acara ini kita punya tagline, bawa kainmu, bawa selendangmu, tunjukkan Indonesiamu,” kata Diah Kusumawardani Wijayanti, pendiri Yayasan Belantara Budaya Indonesia, seperti dikutip siaran pers Synthesis Development yang dikirimkan kepada housing-estate.com awal pekan ini.

Acara juga dimeriahkan oleh pementasan tari Ronggeng Nyentrik oleh anak-anak dari Yayasan Belantara Budaya, penampilan band elektropop Nubica, dan pelepasan burung dara sebagai simbol perdamaian.

Managing Director Synthesis Development Mandrowo Sapto menyebutkan, selain dengan fX Sudirman dan Belantara Budaya, penyelenggaraan acara menyambut Asian Games 2018 dan perayaan kemerdekaan RI ke-73 itu juga didukung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta.