HousingEstate, Jakarta - Urusan perbaikan dan renovasi rumah bisa menjadi perkara yang rumit. Rumah kerap membutuhkan perbaikan-perbaikan kecil mulai dari keran yang bocor, WC dan saluran yang macet, keramik yang retak atau lepas (popping), lis gipsum yang lepas, dan sebagainya. Kita kerap kesulitan mendapatkan tukang yang mau datang ke rumah melakukan perbaikan.

Tapi, perkembangan teknologi memungkinkan penggunaan jasa perbaikan di rumah menggunakan aplikasi online seperti kita menggunakan transportasi online. Adalah Tukang.com yang telah beroperasi sejak tahun 2015 untuk memberikan jasa perbaikan dan renovasi di rumah menggunakan aplikasi online, sehingga bisa kita pesan menggunakan jari tangan.

Aplikasi seperti ini sesungguhnya bukan barang baru juga, namun bedanya Tukang.com bukan sekadar menyediakan jasa tukang tapi mem-bundling dengan material bahan bangunannya sekalian. Konsumen atau pengguna bisa menggunakan jasa tukangnya saja atau sekalian belanja bahan materialnya sesuai kebutuhan.

Menurut Aziz Hartanto, Co-Founder/CEO Tukang.com, pihaknya berupaya menjadi wasit guna membuat aplikasi ini transparan dan adil bagi pengguna dan tenaga tukang yang menjadi mitra Tukang.com. Ada 22 spesialisasi pekerjaan dan enam produsen bahan bangunan (Mortar Utama-Weber, Jayaboard, Mowilex, Penguin, Propan, Jayamix) yang bisa dipilih dan langsung dihitung harganya.

“Selama ini kita kalau menggunakan jasa tukang percaya saja kan, materialnya ini harga segitu, kita tidak tahu kalau itu di-down spec. Tukang.com ini seluruh transaksi dan perinciannya dibuat transparan. Kalau pengguna oke, tukangnya langsung jalan ke rumah. Jadi, harapannya sistem ini bisa adil untuk semua,” katanya kepada housing-estate.com saat peluncuran official brand Tukang.com untuk kalangan media di Jakarta, akhir pekan lalu.

Saat ini telah bergabung sebanyak 2.000 mitra tukang. Layanannya sementara ini baru menjangkau kawasan Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Sebelumnya kita harus men-download aplikasi Tukang.com dan bila memesan, sistemnya sama seperti transportasi online. Tukang yang paling dekat, dia yang akan menjawab panggilan kita. Tukang.com juga memiliki workshop untuk melatih skill tukang secara berkala dan aktivitas lainnya.

Setiap mitra tukang yang terdaftar juga harus melengkapi identitas seperti KTP, NPWP, dan legalitas usaha lainnya. Sebelum diterjunkan ke lapangan, Tukang.com akan melakukan verifikasi dan survei untuk menjamin kualitas mitranya. Ada juga sistem suspend (diputus kemitraan) bila melanggar. Pengguna juga diberikan tools untuk memberikan rating tingkat pelayanan, kualitas pekerjaan, kesopanan, dan lainnya.

“Hingga saat ini kita bisa melayani pekerjaan mulai dari lantai hingga atap. Saat ini kami tengah fokus memperbanyak mitra tukang, vendor bahan bangunan, dan perluasan jangkauan pelayanan. Jenis pekerjaan yang paling banyak dicari adalah perbaikan atap, keramik lantai, dan servis AC. Rata-rata kami melayani 50-100 permintaan setiap hari. Sistem komisi untuk kami, setiap nilai pekerjaan hingga Rp10 juta untuk kami 10 persen, Rp10-50 juta komisinya 7,5 persen, di atas Rp100 juta sekitar 2,5 persen,” tuturnya.