HousingEstate, Jakarta - Supermarket  ternama di Bandung, Borma Toserba, melalui brand baru Narma Toserba akan melakukan ekspansi usaha di megapolitan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Setelah sukses membuka dua gerai di Bekasi, gerai ketiga  akan segera dibuka di perumahan berskala kota Harvest City (1.350 ha) di Jalan Transyogi-Cileungsi, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Gerai  di Harvest City terletak tidak jauh dari gerbang utamanya di jalan utama atau boulevard perumahan, atau satu deret dengan resto Harvest Box. Jadi, mudah juga diakses oleh penghuni dan masyarakat umum yang sehari-hari melintas di Jalan Raya Cileungsi-Transyogi. Selain penghuni Harvest City yang kini sudah hampir mencapai 5.000 KK, toserba itu juga akan membidik konsumen berbagai perumahan yang ada di sepanjang Jl Raya Cileungsi-Transyogi hingga Jonggol.

Narma Toserba dibangun di atas area 3.500 m2 dengan luas bangunan 2.500 m2 ditambah areal parkir kendaraan bermotor seluas 1.500 m2. Pembangunan dimulai September mendatang  dan ditargetkan sudah rampung akhir triwulan pertama 2019. Investasi PT Indo Surya Jaya, pengelola Narma Toserba, di Harvest City ini adalah realisasi penandatanganan kerja sama dengan PT Dwikarya Langgengsukses, developer Harvest City, 20 Agustus lalu.

“Kami jadwalkan  sudah mulai opening Maret tahun depan. Kami butuh waktu sekitar tujuh bulan untuk membangunnya. Masa depan ritel kami di Harvest City cukup prospektif, apalagi pertumbuhan penduduk di kawasan Cileungsi termasuk di Harvest City sangat pesat,” kata Ferdinand Suharja, Dirut PT Indo Surya Jaya, seperti dikutip siaran pers yang diterima housing-estate.com, Jum’at (24/8/2018).

Dirut PT Dwikarya Langgengsukses Sentor Sudaryono mengemukakan, kehadiran peritel yang membidik segmen konsumen menengah bawah itu selain akan melengkapi beragam fasilitas yang sudah ada di Harvest City, juga akan meningkatkan value hunian dan properti komersilnya. Narma Toserba akan menjual kebutuhan sehari-hari, barang pecah belah, peralatan elektronik hingga produk makanan.

Dia mengungkapkan perusahaan yang dipimpinnya juga sedang menyiapkan kawasan shopping arcade seluas 50.000 m2 yang juga berlokasi dekat kantor pemasaran, yang akan menjadi ruang usaha 10 merek ternama di bidang kuliner. Sekarang sedang dalam tahap negosiasi dengan brand yang akan masuk tersebut.

Sementara Marketing Manager Harvest City Leonard Suprijatna menyebutkan, untuk mencapai target penjualan Rp30 miliar per bulan di tengah kondisi pasar yang masih lesu, pihaknya dalam beberapa bulan terakhir gencar menawarkan rumah kecil tipe 22 di atas kaveling 60–70 m2 di klaster Orchid. Harganya mulai dari Rp200 jutaan per unit.